Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemerintah Amankan 500 Juta Dosis Vaksin dari Luar Negeri
    News

    Pemerintah Amankan 500 Juta Dosis Vaksin dari Luar Negeri

    February 15, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemerintah Amankan 500 Juta Dosis Vaksin dari Luar Negeri 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Diplomasi vaksin Covid-19 Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus bekerja. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 500 juta dosis vaksin yang berhasil diamankan untuk masyarakat Indonesia.

    Menlu Retno Marsudi mengungkapkan, vaksin tersebut diperoleh dari berbagai jalur, baik bilateral maupun multilateral. Sebanyak 500 juta dosis tersebut didapat secara gratis baik melalui jalur Covax maupun dukungan dose sharing negara-negara sahabat. ”Pandemi telah memberikan tantangan pada pelaksanaan tugas diplomasi. Namun, kami bersyukur tugas diplomasi itu dapat bekerja semaksimal mungkin,” katanya dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR kemarin (14/2).

    Dalam kesempatan itu, Retno turut menyoroti kesetaraan vaksin Covid-19 di seluruh dunia. Itu terlihat dari data UNDP. Per 9 Februari 2022, tercatat 68,18 persen warga di negara dengan pendapatan tinggi telah menerima satu dosis vaksin Covid-19. Sementara itu, di negara dengan penghasilan rendah, baru 12,11 persen warganya yang menerima suntikan dosis pertama. Di Afrika, misalnya. Sebanyak 85 persen penduduk di sana belum mendapatkan vaksin Covid-19 hingga saat ini.

    Sementara itu, vaksinasi Covid-19 memengaruhi angka kesakitan dan kematian. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, sebanyak 60 persen dari mereka yang meninggal dan berada di ruang ICU belum vaksin lengkap. ”Untuk itu, tolong segera vaksin,” katanya.

    Secara nasional, cakupan vaksinasi kedua belum mencapai 70 persen. Dalam kurun waktu tiga bulan saja, ada 10 juta orang yang terlambat mendapatkan vaksin. ”Yang di atas 6 bulan (keterlambatannya) ada 2,5 juta orang,” ungkapnya.

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : mia/lyn/wan/c17/fal


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBPS Catat Impor Januari 2022 Sebesar USD 18,23 Miliar
    Next Article Penerima Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap capai 136.647.928 Orang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.