Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemerintah Diminta Waspadai Kebakaran Hutan
    News

    Pemerintah Diminta Waspadai Kebakaran Hutan

    August 23, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pemerintah Diminta Waspadai Kebakaran Hutan

    Foto tahun lalu saat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah

    Jakarta – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta pemerintah mewaspadai kebakaran hutan dan lahan, bahaya polusi asap, kekeringan lahan dan kekurangan air bersih.

    Saat ini, kata Dwikorita kondisi atmosfer dan cuaca relatif kering.



    “Yang perlu diwaspadai adalah dampak paparan kabut asap jika sampai terbakar, karena sangat berpotensi mengganggu kesehatan,” ujar Dwikorita.

    Sementara itu, Deputi Bidang BMKG, Herizal, mengatakan, 95,03 persen wilayah Indonesia mengalami musim kemarau. Sisahnya, 4,97 persen masih mengalami musim hijau.

    Baca juga :

    • Kementan Bentuk Posko Penanganan Kekeringan
    • Kementan Libatkan TNI Awasi Pengairan Sawah
    • Cadangan Beras Nasional 2 Juta Ton

    “Prediksi kami musim kemarau akan berlangsung hingga akhir Oktober 2018,” ujar Herizal, dalam siaran pers, Kamis (23/8).

    Herizal mengatakan wilayah Indonesia dengan kemarau sangat panjang hingga ekstrem umumnya terjadi di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Sementara wilayah dengan kategori kemarau menengah hingga panjang, Sumatra bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

    “Kondisi kering itu diikuti kemunculan titik panas yang memicu kebakaran hutan dan lahan yang pada akhirnya menimbulkan asap dan penurunan kualitas udara,” ujar Herizal.

    Herizal mengungkapkan saat ini jumlah titik panas di Kalimantan Barat meningkat 17,6 persen ketimbang pekan lalu.

    Hingga siang ini, BMKG mencatat terdapat 798 titik panas di Kalimantan Barat, 226 titik di Kalimantan Tengah, 19 titik di Jambi dan 13 titik di Sumatra Selatan.

    TAGS : BMKG kemarau Oktober Dwikorita Karnawati

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/39756/Pemerintah-Diminta-Waspadai-Kebakaran-Hutan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKepala TK Kartika Probolonggo Dicopot, Ini Kata KPAI
    Next Article Mobil Perlindungan Jangkau Perempuan dan Anak Korban Kekerasan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.