Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pemerintah Siapkan 10.000 Ha Lahan untuk Food Estate di Keerom Papua
    Ekonomi

    Pemerintah Siapkan 10.000 Ha Lahan untuk Food Estate di Keerom Papua

    March 22, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemerintah Siapkan 10.000 Ha Lahan untuk Food Estate di Keerom Papua 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah akan menyiapkan lahan seluas 10.000 hektare (Ha) untuk ditanami jagung di Kabupaten Keerom, Papua, khususnya di Kampung Wambes, Distrik Mannem. Saat ini calon lahan tanam jagung tersebut masih dalam proses pembersihan.

    “Saat ini lahan jagung di Kampung Wambes dalam proses pembersihan dan pengolahan tanah baru 500 Ha,” kata Presiden Jokowi setelah melaksanakan tanam jagung bersama petani di lokasi food estate di Kampung Wambes, Selasa (21/3).

    Presiden berharap pembersihan lahan bisa seluas 2.500 Ha bisa selesai tahun depan. Adapun saat ini baru 100 Ha lahan yang ditanami jagung.

    “Nanti kami lihat hasil panen jagung perdana pada Juni 2023 berapa ton per Ha. Namun jika dilihat di lokasi food estate karena tanahnya rata datar, sehingga diharapkan bisa mencapai 4-5 ton,” ujarnya.

    Dia menjelaskan memang sekali tanam tidak langsung menghasilkan 10-11 ton pada panen pertama. Biasanya setelah penanaman ketiga, hasil panen baru bisa berada pada posisi yang baik.

    “Saya tadi juga sudah mengingatkan kepada Bupati Keerom Piter Gusbager agar dalam pertanian jagung semua harus jelas seperti pembeli, siapa yang melakukan pengeringan dan harganya semua harus jelas,” katanya lagi.

    Presiden pun meminta agar pemerintah daerah bisa mengatur soal harga dan penyerap panen dengan baik, sehingga petani tidak dirugikan. “Karena di Papua masih kurang suplai jagung untuk pakan ternak baik untuk ayam petelur, ayam daging maupun babi dan sapi,” pungkas Presiden.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleISESS Tantang Polri Periksa Pejabatnya yang Begaya Hidup Mewah
    Next Article Guru Besar Hukum Unpad Sebut HKI Masih Sulit Dijadikan Jaminan ke Bank
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.