Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penanganan Ekstrimisme Tak Cukup Lewat Jalur Ideologi
    News

    Penanganan Ekstrimisme Tak Cukup Lewat Jalur Ideologi

    September 20, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penanganan Ekstrimisme Tak Cukup Lewat Jalur Ideologi

    Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (tengah) membuka acara The 18th Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2018 di Hotel Mercure, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (18/9).

    Jakarta – Ribuan pakar Islam dunia yang tergabung dalam forum The 18th Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS), sepakat bahwa penanganan ekstrimisme tidak cukup hanya lewat jalur ideologi.

    Begitu kata Juru AICIS, Noorhaidi Hasan di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (19/9).  Menurutnya pendekatan penanganan ekstrimisme juga harus menggunakan pendekatan ekonomi, budaya dan sosial.



    “Bila selama ini pemerintah negara-negara Islam cenderung berfokus pada pendekatan ideologi, kini saatnya mengambil pendekatan bidang ekonomi, budaya dan sosial,” ujar Noorhaidi.

    Noorhaidi mengatakan, AICIS juga merekomendasikan beberapa hal lain untuk menghentikan laju ekstremisme, yaitu perlunya menilik kembali akar sejarah pembangunan model Islam moderat seperti yang ada di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.

    Baca juga :

    • Menteri Agama Minta Akademisi Muslim "Turun Gunung"
    • AJI Palu Desak Polisi Terus Periksa Anggotanya Penganiaya Jurnalis
    • Kelangkaan Air Picu Ekstrimisme di Mesir

    Forum tersebut, kata Noorhekstrimisme aidi, juga merekomendasikan perlunya membangun toleransi dan perdamaian lewat beragam aksi relevan. Sekaligus membangun langkah-langkah terpadu dan komprehensif untuk memutus mata rantai ekstremisme serta terorisme.

    Saat ini, tutur Noorhaidi, Indonesia dan berbagai negara muslim dunia dilanda gerakan ekstremisme yang kian mengkhawatirkan. Ia menyebut ada transformasi paham ekstremisme dari ideolog ekstrem kepada generasi muda.

    “Paham radikal sangat cepat merasuk apabila diterima kalangan muda yang dilanda frustasi dengan berbagai fenomena sosial seperti korupsi, kemiskinan, pengangguran dan berbagai macam kondisi tidak ideal lainnya,” kata Noorhaidi.

    Selain itu, menurut Noorhaidi, ekstremisme di kalangan muda tak bisa dipisahkan dari fenomena perubahan sosial yang cepat, modernisasi dan globalisasi.

    Noorhaidi menerangkan bahwa tak ada penjelasan tunggal atau sederhana pada kasus ekstremisme dan beragam persoalan pelik yang dihadapi masyarkaat Muslim saat ini.

    Krisis dunia Islam itu, tambah Noorhaidi, terjadi karena berbagai hal yang multidimensional.

    Indonesia menjadi tuan rumah AICS ke-18 digelar di Palu, Sulawesi Tengah, 17-20 September 2018. Ini merupakan forum kajian keislaman dunia yang diprakarsai Indonesia sejak 18 tahun lalu.

    Selain Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, pembicara forum ini di antaranya Dominik Müller dari Max Planck Institute for Social Anthropology, Jerman, Hans Christian Gunther dari Albert Ludwig Universitat, Freiburg, Jerman, Hew Wai Weng dari University Kebangsaan Malaysia, dan Ken Miichi dari Waseda University, Jepang. (aa)

    TAGS : AICIS Noorhaidi Hasan Palu ekstrimisme

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/41049/Penanganan-Ekstrimisme-Tak-Cukup-Lewat-Jalur-Ideologi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVonis Hakim Terhadap SAT Tolak Ukur Kepastian Hukum
    Next Article Ketua KPK Minta Dirdik Baru Tuntaskan Kasus Besar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.