Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penceramah Diminta Tak Bicara Isu Politik dan SARA
    News

    Penceramah Diminta Tak Bicara Isu Politik dan SARA

    February 23, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penceramah Diminta Tak Bicara Isu Politik dan SARA

    Ketua Umum PP IKADI Ahmad Satori Ismail

    Jakarta – Memasuki tahun politik, para penceramah diminta tidak ikut-ikutan membicarakan isu politik ke tengah-tengah majelis agama. Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Prof. Dr. KH Ahmad Satori Ismail.

    “Kepada para da’i (penceramah, Red), sampaikan Islam yang baik-baik saja. Tidak usah bicara politik praktis,” imbau Ismail, Jumat (23/2) di Jakarta.

    Ada tiga permintaan Ismail kepada para penceramah atau pendakwah. Pertama imbauan tidak membawa isu politik ketika berceramah. Kedua, tidak membicarakan masalah perbedaan pandangan (khilafiyyah).

    “Masalah khilafiyyah sudah ada sejak zaman nabi. Karena itu janganlah membid’ahkan orang, mengafirkan orang, menyalahkan orang, dan merasa diri paling sunnah,” tegasnya.

    Ketiga imbauan untuk tidak berbicara soal suku, agama, ras, antar golongan (SARA). Menurut Ismail, Indonesia memang terlahir dari keberagaman. Karena itu tak perlu lagi mempertanyakan tentang bentuk negara, atau memaksakan ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila.

    “Kita ingin Indonesia dan NKRI sebagai satu kesepakatan bersama. MUI pun sudah menyatakan bahwa NKRI adalah bentuk final. Ini kesepakatan,” ujar Ismail.

    Tak perlu takut berdakwah

    Menyusul maraknya kekerasan terhadap ulama belakangan ini, Ismail mengimbau kepada para penceramah supaya tidak gentar. Penceramah hadir untuk menyampaikan kebaikan. Karena itu, pengujar kebaikan tak perlu takut dengan adanya ancaman.

    “Kalau orang mengajak kebaikan mengapa harus takut?” kata Ismail.

    Kendati demikian, Ismail meminta para penceramah tetap waspada. Jika merasa ada ancaman, supaya segera melapor kepada aparat kepolisian.

    “Kalau ada bukti orang asing bawa celurit dan lain sebagainya, ya tinggal ditangkap saja. Kita harus waspada pada orang-orang yang ingin mengadu domba,” terangnya.

    TAGS : Pemilu Penceramah SARA Agama

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/29603/Penceramah-Diminta-Tak-Bicara-Isu-Politik-dan-SARA/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMetode Menghafal Alquran Ala Gaza Diterapkan di Indonesia
    Next Article KPK Perpanjang Penahanan Politikus PAN
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.