Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pendidik Sabut Positif Implementasi Kurikulum Merdeka
    News

    Pendidik Sabut Positif Implementasi Kurikulum Merdeka

    July 2, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pendidik Sabut Positif Implementasi Kurikulum Merdeka 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengajak guru kenali murid lebih dalam guna menciptakan pembelajaran yang relevan. Salah satunya dengan berfokus pada tahapan paling penting dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, yakni Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Terdiferensiasi.

    Indriyati Herutami, pendidik dari Sekolah Bina Cita Utama Palangkaraya, mengungkapkan dengan tahapan Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Terdiferensiasi ini menyempurnakan Kurikulum Merdeka. Sebab, Kurikulum Merdeka berpusat kepada murid.

    “Saat kita mengajarkan sesuatu kita perlu tahu murid kita sudah ditahap mana, asesmen awal pembelajaran ini berguna untuk mengetahui proses belajar dari murid maupun tenaga didik,” kata Indriyati dalam diskusi Sapa GTK “Ciptakan Pembelajaran Bermakna dan Berkualitas Melalui Asesmen Awal dan Pembelajaran Terdiferensiasi”.

    Indriyati meneruskan, tahapan ini mempermudah tenaga didik untuk mengetahui metode yang tepat dan efektif untuk pembelajaran. Hal ini akan berdampak kepada kemajuan pembelajaran siswa dan bagaimana tenaga guru memodifikasi pembelajaran agar disambut antusias oleh murid. Dengan begitu, siswa lebih semangat dan inisiatif dalam mengikuti pelajaran. “Supaya mereka mencapai tujuan pembelajaran kita berikan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan para murid,” ujar Indriyati.

    Apresiasi juga disampaikan Oscarina Dewi Kusuma, Kepala Sekolah Global Jaya School Jakarta. Menurut dia, dengan berfokus pada Pembelajaran Terdiferensi telah mengubah sudut pandang guru yang sebelumnya berfokus pada hasil, sekarang berfokus pada murid. Hal tersebut sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka.

    “Murid – murid itu unik, masing-masing dari mereka punya kebutuhan belajar yang berbeda. Dengan Pembelajaran Terdiferensiasi, kita sebagai tenaga didik akan lebih fokus kepada murid,” ucap Oscarina.

    Editor : Mohamad Nur Asikin


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSosialisasi Penggunaan PeduliLindungi Beli Migor Curah Diperpanjang
    Next Article OJK Sebut Aset Pinjaman Capai Rp 380 Trilyun, Anak Muda Yogya Diajak Melek ‘Pinjol’ – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.