Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Penduduk Miskin di Perkotaan Naik Lebih Banyak Dibanding di Perdesaan
    Ekonomi

    Penduduk Miskin di Perkotaan Naik Lebih Banyak Dibanding di Perdesaan

    February 15, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penduduk Miskin di Perkotaan Naik Lebih Banyak Dibanding di Perdesaan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, jumlah orang miskin Indonesia sebanyak 27,55 juta orang pada September 2020. Angka tersebut setara 10,19 persen secara nasional.

    “Jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 27,55 juta orang, meningkat 1,13 juta orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019,” kata Kepala BPS Suhariyanto secara virtual, Senin (15/2).

    Suhariyanto menjelaskan, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2020 sebesar 7,38 persen, naik menjadi 7,88 persen pada September 2020. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2020 sebesar 12,82 persen, naik menjadi 13,20 persen pada September 2020.

    Dibanding Maret 2020, jumlah penduduk miskin September 2020 perkotaan naik sebanyak 876,5 ribu orang dari 11,16 juta orang pada Maret 2020 menjadi 12,04 juta orang pada September 2020. “Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak 249,1 ribu orang dari 15,26 juta orang pada Maret 2020 menjadi 15,51 juta orang pada September 2020,” jelasnya.

    Suhariyanto menuturkan, garis kemiskinan pada September 2020 tercatat sebesar Rp 458.947 per kapita per bulan. Komposisinya yaitu, garis kemiskinan makanan sebesar Rp 339.004 atau 73,87 persen dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp 119.943 atau 26,13 persen.

    Pada September 2020, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,83 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp 2.216.714 per rumah tangga miskin per bulan.

    Suhariyanto merincikan, jika dilihat dari sisi jumlah, maka paling banyak tersebar di Pulau Jawa dengan jumlah 14,75 juta orang. Sedangkan dari sisi persentase paling tinggi di Pulau Maluku dan Papua yaitu sebesar 20,65 persen. Sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan 1,01 juta orang.

    Jika dilihat lebih rinci lagi, angka kemiskinan nasional mencapai 27,55 juta orang atau 10,19 persen ini yang berasal dari Pulau Sumatera berjumlah 6,06 juta orang atau 10,22 persen. Pulau Jawa berjumlah 14,75 juta orang atau 9,71 persen. Pulau Bali dan Nusa Tenggara berjumlah 2,11 juta orang atau setara 13,92 persen. Pulau Kalimantan berjumlah 1,01 juta atau setara 7,51 persen.

    Sedangkan dari Pulau Sulawesi berjumlah 2,06 juta atau setara 10,41 persen. Lalu, dari Pulau Maluku dan Papua berjumlah 1,53 juta orang atau setara 20,65 persen. Angka kemiskinan ini tercatat per September 2020.

    Sementara dilihat berdasarkan provinsi per September 2020, BPS mencatat Provinsi Bali menjadi wilayah dengan persentase orang miskin yang paling rendah, yaitu 4,45 persen. Kedua diduduki oleh DKI Jakarta dengan persentase sebesar 4,69 persen. Kalimantan Selatan sebesar 4,83 persen. Kepulauan Bangka Belitung sebesar 4,89 persen. Kalimantan Tengah sebesar 5,26 persen.

    Selanjutnya Kepulauan Riau sebesar 6,13 persen. Sumatera Barat sebesar 6,56 persen. Banten sebesar 6,63 persen. Kalimantan Timur sebesar 6,64 persen. Maluku Utara sebesar 6,97 persen. Riau sebesar 7,04 persen. Kalimantan barat sebesar 7,24 Persen. Kalimantan Utara sebesar 7,41 persen. Sulawesi Utara sebesar 7,78 persen. Jambi sebesar 7,97 persen. Jawa Barat sebesar 8,43 persen.

    Sulawesi Selatan sebesar 8,99 persen. Sumatera Utara sebesar 9,14 persen. Jawa Timur sebesar 11,46 persen. Sulawesi Barat sebesar 11,50 persen. Sulawesi Tenggara sebesar 11,69 persen. Jawa Tengah sebesar 11,84 persen. Lampung sebesar 11,84 persen. Yogyakarta sebesar 12,80 persen. Sumatera Selatan sebesar 12,98 persen. Sulawesi Tengah sebesar 13,06 persen. Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 14,23 persen. Bengkulu sebesar 15,30 persen. Aceh sebesar 15,43 persen. Gorontalo sebesar 15,59 persen. Maluku sebesar 17,99 persen.

    Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 21,21 persen. Papua Barat sebesar 21,7 persen. Dan terakhir atau yang paling tertinggi diduduki oleh Papua dengan persentase sebesar 26,8 persen.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTambahan Pasien Sembuh Nasional Masih Lampaui Kasus COVID-19 Baru
    Next Article Kemenkes Lakukan Perubahan Persyaratan Sebelum Vaksinasi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.