Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengakuan Korban Serangan Kimia: "Paru-Paru Saya Mati"
    News

    Pengakuan Korban Serangan Kimia: "Paru-Paru Saya Mati"

    April 9, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengakuan Korban Serangan Kimia: "Paru-Paru Saya Mati"

    Ilustrasi bom kimia di Suriah

    Damaskus – Salah satu korban serangan kimia di Kota Douma, Gouta Timur, Suriah, Abu Jaafar mengaku serangan gas kimia telah membuatnya nyaris tewas, sebab tak bisa bernapas.

    Bahkan, setelah racun klorin yang digunakan oleh pemerintah itu dikeluarkan dari tubuhnya, Jaafar memuntahkan zat berwarna kekuning-kuningan.

    “Aku kehilangan kesadaran. Tidak bisa bernapas lagi, karena paru-paruku terasa mati,” ujar Jaafar dilansir Al-Jazeera.

    “Aku terbangun sekitar 30 menit kemudian, dan mereka telah menanggalkan pakaianku, dan mencuci tubuhku dengan air. Mereka mencoba membuatku muntah, ketika mulutku mengeluarkan zat kuning,” imbuhnya.

    Abu Jaafar merupakan satu dari sekian korban selamat dalam serangan kimia yang dilancarkan pemerintah Suriah di Ghouta Timur, akhir pekan lalu. Berdasarkan informasi terakhir, setidaknya 85 orang tewas dalam serangan yang menyasar markas ISIS tersebut.

    Di antara korban yang tewas, sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak yang mencari perlindungan di ruang bawah tanah, demi menghindari pemboman berat dari pasukan pro-pemerintah.

    Dan ketika serangan terjadi, Abu Jaafar mengaku melihat pesawat menjatuhkan tabung yang berisi gas berwarna hijau. Jaafar pun sempat memberi tahu semua orang yang berada di bawah tanah supaya mengungsi dari gedung.

    “Mereka yang melihat segera bergegas untuk memberi tahu semua orang di ruang bawah tanah untuk mengungsi. Sedangkan saya naik dan turun tangga sekitar tiga kali untuk membantu mengevakuasi anak-anak dari gedung,” jelas Jaafar.

    TAGS : Suriah Serangan Kimia Klorin Timur Tengah

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/32066/Pengakuan-Korban-Serangan-Kimia-Paru-Paru-Saya-Mati/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleResmikan Posko Cinta Lampung, Ini Harapan Cak Imin
    Next Article Pernikahan Pasangan Palestina "Digagalkan" Israel
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.