Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengamat Kritik Kebijakan Berwisata di Masa Libur Lebaran Demi Ekonomi
    News

    Pengamat Kritik Kebijakan Berwisata di Masa Libur Lebaran Demi Ekonomi

    April 2, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pengamat Kritik Kebijakan Berwisata di Masa Libur Lebaran Demi Ekonomi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah membolehkan masyarakat melakukan staycation atau berwisata, namun hanya di daerahnya saja. Hal ini dilakukan demi meningkatkan perekonomian.

    Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menuturkan, meskipun dikatakan untuk meningkatkan perekonomian, menurutnya ini tidak akan efektif.

    “Tidak efektif, karena kan yang tumbuh itu hanya daerah tertentu, kalau Jakarta ya hanya Jakarta saja, tidak akan berpengaruh pada daerah penyangga lainnya,” jelas dia kepada JawaPos.com, Jumat (2/4).

    Malahan, kata dia ini dikhawatirkan dapat menimbulkan penularan lebih masif lagi. Sebab, jika wisata dibuka tanpa penjagaan khusus protokol kesehatan, ini hanya akan menjadi bumerang saja.

    “Iya (makin menyebar), itu malah justru sebenarnya covid-19 ini kan juga udah ada varian virus, itu justru kekhawatiran saya pemerintah sepertinya tidak siap merespon atau menindaklanjuti potensi penularan di liburan,” ujar dia.

    Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio memperingatkan bahwa pandemi belum selesai. Kata dia, pengawasan untuk pembukaan wisata ini perlu ditingkatkan.

    “Pandemi sendiri kan belum selesai, kalau saya lebih baik tidak dilakukan karena kita kan belum selesai pandemi, kalau meledak lagi gimana, kita jangan bergembira dulu, main buka aja, jalanan aja sudah macet gitu. Gimana mau meningkatkan ekonomi, orang pandemi masih ada. Kan belum ada pembebasan, ini kan belum hilang, harus tetap 5M dijalankan, nggak usah keluar kalau nggak perlu,” terang dia.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCovid-19 Tambah 5.325 Kasus, Jatim Catat Kematian Harian Tertinggi
    Next Article SP3 Kasus BLBI Sjamsul Nursalim Bertentangan dengan Putusan MK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.