Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pengembangan Industri Mesti Berbasis Kerakyatan dan “Branding” Bali
    Ekonomi

    Pengembangan Industri Mesti Berbasis Kerakyatan dan “Branding” Bali

    November 13, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pengembangan Industri Mesti Berbasis Kerakyatan dan "Branding" Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengembangan Industri Mesti Berbasis Kerakyatan dan "Branding" Bali 2
    Seorang pedagang membersihkan kursi pantai di Pantai Legian, Badung, Rabu (11/11) kemarin. Di era tatanan hidup baru, jumlah wisatawan yang berkunjung ke pantai ini sangat sedikit. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Bali tidak bisa hanya fokus mengandalkan sektor pariwisata untuk menggeliatkan perekonomian. Sebab, pengalaman sudah membuktikan bahwa pariwisata sangat rentan dengan berbagai isu.

    Mulai dari isu keamanan, hingga wabah seperti sekarang dengan adanya Covid-19. “Kita sudah berpengalaman kena MERS, SARS, bom Bali, sekarang Covid-19, sangat rentan. Kalau kita tetap berdiri di situ saja, ke depan tidak menguntungkan bagi Bali ini,” ujar Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Kamis (12/11).

    Menurut Adi Wiryatama, pariwisata mesti disinergikan dengan sektor lain seperti pertanian. Mengingat, Bali terlebih dulu telah dikenal sebagai daerah agraris. Kedua sektor ini diyakini akan saling menunjang satu sama lain. Sebagai contoh, hasil-hasil pertanian dapat diserap oleh hotel dan restoran.

    Sejalan dengan itu, industri kreatif juga dapat dikembangkan. “Industri kerajinan rakyat dan sebagainya, ini mesti kita kembangkan. Intinya, kita tidak boleh berdiri di satu sisi saja. Kita harus berdiri pada sektor-sektor lain yang bisa menopang sektor pariwisata itu sendiri,” papar politisi PDI-P asal Tabanan ini.

    Namun, lanjut Wiryatama, perlu dicatat bahwa industri di Bali tidak sama dengan industri di daerah lain. Ada ciri khas lokal yang membedakan.

    Itu sebabnya, Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster kini tengah gencar menggaungkan branding Bali. Yakni dengan menonjolkan keunggulan yang dimiliki masing-masing kabupaten/kota. “Sehingga kalau ada tamu yang mencari, karena branding-nya sudah kita tahu dengan keunggulan masing-masing, kita gampang mencarinya,” jelasnya.

    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Wayan Jarta mengatakan, Bali akan lebih banyak mendorong pertumbuhan industri kecil berbasis kerakyatan. Mulai dari industri rumah tangga, industri kelompok, industri dalam satu kawasan atau sentra-sentra industri, industri menengah dan industri besar dalam satu kawasan.

    Ke depan diharapkan ada keseimbangan antara pariwisata, industri kerajinan rakyat dan pertanian. Kendati, pariwisata pun sesungguhnya adalah industri.

    Namun berkaitan dengan industri, yang akan dikembangkan adalah industri manufaktur atau pengolahan. Yakni dengan konsep membangun industri berbasis kerakyatan dari hulu sampai hilir yang kompetitif dan ber-branding Bali serta terintegrasi dan berkesinambungan.

    Selama ini sebetulnya sudah berjalan, tapi akan lebih diperkuat dengan terbitnya Perda Nomor 8 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Bali Tahun 2020-2040. “Kan sudah jelas dibagi-bagi, di wilayah ini industri unggulannya apa. Misalnya di Jembrana nanti industri unggulan kita kakao. Kemudian di Gianyar misalnya daging, di Bangli kopi. Ini kita petakan dalam sebuah kawasan industri,” paparnya. (Rindra Devita/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMPMX buka kelas literasi digital, salurkan alat belajar online
    Next Article Muara dari Investasi Adalah Kesejahteraan Masyarakat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.