Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Penguatan UMKM, BRI Tingkatkan Kolaborasi Antarlembaga
    Ekonomi

    Penguatan UMKM, BRI Tingkatkan Kolaborasi Antarlembaga

    June 19, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penguatan UMKM, BRI Tingkatkan Kolaborasi Antarlembaga 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penguatan UMKM, BRI Tingkatkan Kolaborasi Antarlembaga 2
    Suasana webinar hybrid (offline dan online) yang bertajuk “Penguatan UMKM Ciptakan Stabilitas Ekonomi di Jawa Tengah dan DIY,” Sabtu (19/6). (BP/Dokumen BRI)

    YOGYAKARTA, BALIPOST.com – BRI terus berkomitmen untuk memberdayakan sektor UMKM. Dalam prosesnya, keterlibatan atau kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci utama yang perlu terus didorong dan ditingkatkan. Upaya tersebut diwujudkan salah satunya dengan penyelenggaraan webinar hybrid (offline dan online) yang bertajuk “Penguatan UMKM Ciptakan Stabilitas Ekonomi di Jawa Tengah dan DIY,” Sabtu (19/6).

    Hadir sebagai l narasumber dari Kementerian Investasi RI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI dan BRI. Acara yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, serta Direktur Bisnis Mikro BRI Supari secara langsung di Yogyakarta tersebut, mengangkat isu terkait dukungan Pemerintah kepada pelaku UMKM di tengah kondisi seperti saat ini.

    Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menyampaikan dalam acara ini BRI menggandeng Kementerian Investasi RI dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI dalam rangka memberikan informasi terkait perizinan usaha dan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. “Diperlukan kolaborasi dari berbagai lembaga atau instansi untuk mempermudah dan memperluas akses pelaku UMKM agar mendapatkan pembiayaan yang sehat,” tambahnya.

    Upaya pemberdayaan UMKM yang lebih masif sangatlah beralasan. Keberadaan UMKM berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Saat ini sumbangsih sektor usaha tersebut mencapai sekitar 61%. Adapun porsi usaha mikro menempati posisi terbesar yaitu lebih dari 36% dari total PDB Indonesia. Selain itu terdapat lebih dari 64 juta unit UMKM yang mampu menyedot sekitar 97% terhadap total tenaga kerja di Tanah Air.

    Untuk terus mendorong berkembangnya sektor UMKM, beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan meminta agar porsi kredit untuk UMKM naik mencapai lebih dari 30 persen dari total kredit pada 2024. Menurut pemerintah, saat ini kredit UMKM berada dilevel di 18 – 20 persen dari total kredit.

    Seiring dengan semangat tersebut, BRI menargetkan kontribusi usaha mikro sebesar 45% terhadap total penyaluran kredit pada 2025. Sebagai catatan, sampai dengan kuartal I/2021 BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp914,19 triliun, yang mana porsi kredit UMKM mencapai 80,6%.

    Kontribusi kredit segmen UMKM tersebut telah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 78,31%. Dari total penyaluran kredit di sektor UMKM tersebut, segmen mikro menjadi penopang pertumbuhan utama di tengah kondisi ekonomi yang menantang akibat pandemi COVID-19.

    Pada laporan publikasi Maret 2021, BRI mampu menyalurkan kredit mikro sebesar Rp 360 triliun. Raihan itu tumbuh sebesar 12,43 persen secara yoy. Dengan angka tersebut artinya secara porsi, kredit mikro menyumbang 40% dari total kredit BRI. Pertumbuhan itu diiringi pula kenaikan jumlah debitur yang dicatatkan BRI.

    “Dalam kondisi seperti saat ini, BRI akan terus berkomitmen untuk mendampingi pelaku UMK untuk dapat terus tumbuh sehat dan berkembang. Untuk itu, Kami membuka peluang kepada seluruh pelaku UMKM untuk dapat bergabung di program – program pemberdayaan BRI sehingga dapat mengakselerasi roda perekonomian Indonesia,” pungkasnya. (Adv/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article12.906 Orang Positif Covid-19, Jakarta Penyumbang Angka Terbanyak
    Next Article Prof Wiku Konfirmasi Positif COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.