Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Peningkatan Akses Pendidikan Juga Perlu Peran Swasta
    News

    Peningkatan Akses Pendidikan Juga Perlu Peran Swasta

    October 20, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Peningkatan Akses Pendidikan Juga Perlu Peran Swasta 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Peningkatan Akses Pendidikan Juga Perlu Peran Swasta

    Penandatanganan Pemberian Beasiswa Tanoto Foundation, di Kantor Kemristekdikti, Jakarta, Jumat (20/10) pagi disaksikan oleh Menristekdikti Mohamad Nasir (paling kiri)

    Jakarta – Untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia, tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) belaka. Menurut Menteri Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Mohamad Nasir, swasta juga perlu dilibatkan.

    Seperti yang disampaikan dalam Penandatanganan Pemberian Beasiswa Tanoto Foundation, di Kantor Kemristekdikti, Jakarta, Jumat (20/10) pagi, Nasir memuji partisipasi Tanoto Foundation sebagai bentuk investasi untuk menumbuhkan generasi-generasi emas di masa depan, serta mendukung upaya pemerintah memajukan mutu pendidikan di Indonesia.

    “Beasiswa ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah dan lembaga swasta di bidang pendidikan tinggi, demi mencetak generasi muda yang dapat bersaing di kelas dunia, komitmen seperti ini harus diikuti oleh lembaga-lembaga swasta lainnya,” kata Menristekdikti.

    Menteri Nasir menyebutkan salah satu program bantuan pendidikan yang dilakukan oleh Kemristekdikti adalah Bidikmisi dan Adik 3T & Papua, yang dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah sumber daya manusia (SDM) terdidik di perguruan tinggi. Namun, kemampuan pemerintah memberikan beasiswa dan pemerataan akses pendidikan tinggi masih rendah, sehingga membutuhkan peran lembaga-lembaga swasta.

    “Kemenristekdikti mengalokasikan lebih dari Rp3,5 triliun untuk beasiswa mahasiswa (Bidikmisi dan ADik 3T dan Papua), namun itu masih kurang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, idealnya dibutuhkan sekitar Rp10 triliun. Partisipasi pihak swasta sangat dibutuhkan,” terangnya.

    Pertumbuhan jumlah mahasiswa selama beberapa dasawarsa terakhir sebenarnya menunjukkan tren kenaikan. Tahun 2017, jumlah mahasiswa di Indonesia telah mencapai lebih dari 5,2 juta orang, 15,1 persen di antaranya adalah mahasiswa vokasi atau politeknik.

    Meski menunjukkan adanya kenaikan, namun angka partisipasi kasar (APK) masuk ke perguruan tinggi masih rendah. Riset terakhir dari Paradigma Riset Institue menyatakan APK perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia berada di angka 31,5 persen. Sedangkan APK Malaysia 38 persen dan Singapura 78 persen.

    Sementara itu, anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation Belinda Tanoto mengatakan pihaknya selama ini memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi, namun mengalami kendala ekonomi. Program beasiswa untuk jenjang S1 dan S2 sudah bermitra dengan 35 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia.

    Antara lain, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas HKBP Nommensen, Universitas Indonesia, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Jambi, Universitas Lampung, Universitas Mulawarman, Universitas Riau, Universitas Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, Akademi Teknologi Pulp dan Kertas, dan Institut Pertanian Stiper.

    Sudah 3.200 mahasiswa yang mendapatkan dukungan beasiswa Tanoto Foundation. Tahun ini, lembaga yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Bingei Tanoto itu memberikan beasiswa kepada 315 mahasiswa, yang diberikan biaya pendidikan dan pelatihan soft skill.

    TAGS : Pendidikan Kemristekdikti Tanoto Foundation Beasiswa Mohamad Nasir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23508/Peningkatan-Akses-Pendidikan-Juga-Perlu-Peran-Swasta/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTetiba Korut Surati Australia, Ada Apa?
    Next Article Kapal Induk AS Terus Mendekat ke Korut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.