Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penipuan Umrah Marak, MUI Salahkan Kemenag
    News

    Penipuan Umrah Marak, MUI Salahkan Kemenag

    April 1, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penipuan Umrah Marak, MUI Salahkan Kemenag

    Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid

    Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Kementerian Agama (Kemenag) bertindak cepat dan tegas dalam menyikapi kasus penipuan umrah yang dilakukan oleh sejumlah travel nakal.

    Menurut Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid, kasus demi kasus terjadi bergiliran karena lemahnya pengawasan pemerintah, yang dalam hal ini berada di bawah tanggung jawab Kemenag. Padahal penipuan semacam ini bukan pertama kalinya terjadi.

    “Korban penipuan calon jemaah umrah terus menerus terjadi di mana-mana. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan da upaya preventif dari pihak regulator, sehingga hal itu sering terjadi berulang kali,” kata Zainut lewat siaran pers, di Jakarta, Sabtu (31/3).

    Menurut Zainut, Kemenag tak cukup cuma mencabut izin operasional biro travel bermasalah. Akan tetapi juga harus disertai dengan tindakan hukum terhadap pelakunya, karena telah melakukan tindak penipuan terhadap calon jemaah umrah.

    Oleh karena pencabutan izin dinilai tak efektif, Zainut juga mengimbau Kemenag membentuk tim khusus, yang kerjanya mengaudit kinerja dan keuangan biro perjalanan umrah, yang berpotensi melakukan praktik penipuan.

    “Ini merupakan langkah pencegahan untuk menghindari lebih banyak korban berjatuhan,” ujarnya.

    Secara umum, MUI menilai pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah umrah masih jauh panggang dari api, baik dari segi regulasi maupun institusinya. Sementara haji memiliki lembaga khusus yang disebut KPHI (Komisi Pengawasan Haji Indonesia), yang bertugas mengawasi penyelenggaraan ibadah haji.

    “Untuk umrah belum ada. Padahal peminat umrah tidak kalah banyak dari jumlah jemaah haji,” terang Zainut.

    TAGS : Haji Umrah Travel Penipuan MUI Zainut Tauhid

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/31554/Penipuan-Umrah-Marak-MUI-Salahkan-Kemenag/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRusia Bakal Usir Puluhan Diplomat Inggris
    Next Article Kiai Jatim Ajak Warga NU Maksimalkan Dukungan untuk Cak Imin
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.