Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Pentingnya Support System di Belakang Para Pemimpin Perempuan
    Lifestyle

    Pentingnya Support System di Belakang Para Pemimpin Perempuan

    April 21, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pentingnya Support System di Belakang Para Pemimpin Perempuan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Seiring keterbukaan dan kesetaraan posisi perempuan Indonesia dalam bidang pekerjaan, ternyata stereotip atau pandangan kuno yang memandang sebelah mata kemampuan kaum hawa masih ada. Terlebih untuk para perempuan yang memimpin sebuah tim dalam bidang pekerjaan yang didominasi pria. Kadang pandangan negatif ini tak hanya datang dari lingkungan kerja, namun juga dari orang terdekat.

    Tak jarang kalimat seperti ‘oh dipimpin oleh perempuan, nanti baper lho’ atau yang paling sering didengar adalah ‘Untuk apa karir tinggi-tinggi, perempuan itu urusannya dapur’. Kalimat-kalimat yang buat sebagian orang terdengar sederhana tapi sebenarnya justru meragukan dan membatasi perempuan untuk berkembang.

    Data Badan Pusat Statistik2 per Juli 2021 mencatat sebanyak 33,08 persen dari 2,82 juta pekerja di jabatan manajerial merupakan perempuan. Jumlah itu meningkat 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 30,37 persen. Meski demikian, proporsi kepemimpinan perempuan pada posisi manajerial masih tertinggal dari laki-laki yang sebesar 66,2 persen.

    Untuk itu, diperlukan dukungan penuh atau support system agar para perempuan tetap mampu menjalankan peran sesuai kodratnya tapi juga bebas mengejar mimpinya diwaktu yang sama. Seperti yang diungkapkan Nurul Sulisto, selaku General Manager Lilla.

    Diakui Nurul, saat ini perusahaan sudah lebih terbuka memberi kesempatan perempuan untuk berkarir. Baginya, perempuan memiliki kemampuan adaptasi dan multitasking yang luar biasa yang mana ini berangkat dari banyaknya peran yang ia jalankan setiap harinya sebagai istri dan ibu. Tapi bukan berarti ia harus memaksa diri menjadi superwoman yang bisa melakukan segala sesuatunya sendiri.

    “Pengalaman mengurus anak lalu harus membagi waktu antara pekerjaan dengan urusan rumah dalam waktu yang bersamaan itu ternyata bisa membantu aku mendevelop tim aku dalam pekerjaan. Kita bisa me-manage waktu dengan baik,” ujar Nurul saat berbincang dengan JawaPos.com baru-baru ini.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolri Telah Jamin Ketersediaan Minyak Goreng di Pasar
    Next Article All-New RZ, BEV murni pertama Lexus untuk pasar global
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.