Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Perang Sia-sia dan Terlama AS di Afganistan
    News

    Perang Sia-sia dan Terlama AS di Afganistan

    December 27, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Perang Sia-sia dan Terlama AS di Afganistan

    Sekitar 10 orang tewas dan 35 orang lainnya luka, ketika pengendara mobil melakukan aksi bom bunuh diri di Provinsi Helmand, Afganistan

    Islamabad, Jurnas.com – Pengamat politik mengatakan, perang Amerika Serikat (AS) di Afghanistan adalah perang yang paling sia-sia dan paling lama dalam sejarah AS.

    “Ini adalah perang terpanjang dalam sejarah AS dan tujuannya masih belum jelas. Ini adalah perang paling sia-sia dalam sejarah AS,” kata pengat politik, Kevin Barrett kepada Press TV, Kamis (26/12).

    Barrett mengatakan, Afghanistan sekali lagi membuktikan dirinya sebagai kuburan kekaisaran dan memang kekaisaran AS sudah menurun secara signifikan dalam pengaruh globalnya sejak tahun 2001.

    “Orang mungkin bahkan membayangkan bahwa serangan bendera palsu 11 September, yang terutama dirancang untuk menipu AS agar menghancurkan musuh-musuh Israel yang lebih besar, juga dirancang untuk melumpuhkan kekuatan AS,” tambahnya.

    Barrett membuat pernyataan tersebut tak lama setelah seorang pasukan AS tewas dalam pertempuran di Afghanistan dengan Taliban pada Senin (23/12).

    Baca juga.. :

    • Kelompok Zionis Otak Penggulingan Presiden Bolivia Morales
    • Pengamat: Israel Kontrol AS melalui Media dan Uang
    • Israel Hasut AS-Iran Perang

    Insiden terbaru menambahkan jumlah kematian AS di Afghanistan tahun ini menjadi 20. Tahun 2019 disebut paling mematikan bagi pasukan Washington sejak secara resmi mengumumkan diakhirinya operasi pada 2014.

    Sersan Kelas 1 Michael James Goble (33) meninggal setelah mengalami luka-luka dalam ledakan di provinsi Kunduz, Afghanistan utara. Ia sedang dalam perjalanan tugas ketiga di Afghanistan ketika dia terbunuh.

    Sejak Gedung Putih mulai menginvasi Afghanistan, lebih dari 2.400 pasukan Paman Sam yang terbunuh dalam dugaan perang melawan teroris Taliban.

    Negosiasi damai AS dengan Taliban, yang dimulai kembali di Qatar pada 7 Desember 2019, sejauh ini gagal membuahkan hasil nyata.

    TAGS : Perang Amerika Serikat Perang Afganistan Pengamat Politik Kevin Barrett

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64693/Perang-Sia-sia-dan-Terlama-AS-di-Afganistan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePBB Kecam Serangan Mematikan di Pasar Yaman
    Next Article H3 Nataru, Pelabuhan Dwikora Layani 4.246 Penumpang Kapal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.