Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Perkawinan Anak di Sulbar Tertinggi, Menteri PPPA Minta Setop
    News

    Perkawinan Anak di Sulbar Tertinggi, Menteri PPPA Minta Setop

    April 12, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Perkawinan Anak di Sulbar Tertinggi, Menteri PPPA Minta Setop

    Ilustrasi Anak

    Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise meminta masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menyetop perkawinan anak. Sebab, tindakan itu merupakan pelanggaran terhadap hak-hak anak perempuan dan laki-laki.

    “Anak-anak rentan kehilangan hak pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, dan tercabut dari kebahagiaan masa anak-anak,” terang Menteri Yohana pada Kamis (12/4) di Mamuju, Sulawesi Barat.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016, Sulbar menempati urutan pertama se-Indonesia, dengan nilai rata-rata perkawinan anak sebesar 37 persen. Data itu diperkuat dengan temuan pada 2017 lalu, bahwa perempuan yang menikah di bawah usia 21 tahun mencapai 114.741 orang. Sementara laki-laki yang diketahui menikah di bawah usia 25 tahun mencapai 94.567 orang.

    “Perkawinan anak bagi pihak perempuan usia 10-14 tahun memiliki risiko lima kali lebih besar untuk meninggal, dalam kasus kehamilan dan persalinan, dibanding usia 20-24 tahun,” ujar Menteri PPPA.

    “Dan secara global kematian yang disebabkan oleh kehamilan terjadi pada anak perempuan usia 15-19 tahun,” imbuhnya.

    Yohana menjelaskan, dampak kesehatan bayi yang dilahirkan oleh perempuan di bawah umur memiliki risiko kematian lebih besar yaitu dua kali lipat sebelum mencapai usia satu tahun.

    Dan resiko lain ialah hilangnya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan, resiko ancaman dari penyakit reproduksi seperti kanker servick, kanker payudara, dan hidup dalam keretakan keluarga karena ketidaksiapan mental mereka dalam membangun keluarga, sehingga menimbulkan perceraian.

    TAGS : Perkawinan Anak Kementerian PPPA Yohana Yembise

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/32325/Perkawinan-Anak-di-Sulbar-Tertinggi-Menteri-PPPA-Minta-Setop/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua MUI Imbau Pelaporan Sukmawati Dicabut
    Next Article Indonesia Tak Masuk 10 Besar Negara Terdampak Terorisme
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.