Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Perlu 15 Miliar Dosis Vaksin Hentikan Covid-19
    News

    Perlu 15 Miliar Dosis Vaksin Hentikan Covid-19

    May 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Perlu 15 Miliar Dosis Vaksin Hentikan Covid-19

    Remdesivir untuk obat Covid-19 dikembangkan oleh ilmuwan AS (Foto: Al-Arabiya)

    Jakarta, Jurnas.com – Sebuah perusahaan farmasi di Israel mengatakan bahwa satu atau beberapa vaksin COVID-19 dapat mulai diluncurkan sebelum 2021, tetapi memperingatkan tantangan akan “menakutkan” karena diperkirakan 15 miliar dosis akan diperlukan untuk menghentikan pandemi.

    Lebih dari 100 laboratorium di seluruh dunia berjuang untuk menghasilkan vaksin melawan virus corona baru, termasuk 10 yang telah mencapai tahap uji klinis.

    Albert Bourla, kepala Pfizer, mengatakan bahwa perusahaannya percaya vaksin bisa siap sebelum akhir tahun. Pfizer sedang melakukan uji klinis dengan perusahaan Jerman Biontech pada beberapa kemungkinan vaksin di Eropa dan Amerika Serikat.

    “Jika semuanya berjalan dengan baik, kami akan memiliki cukup bukti keamanan dan kemanjuran sehingga kami dapat memiliki vaksin sekitar akhir Oktober,” katanya dikutip time of Israel, Jumat (29/05).

    “Harapan banyak orang adalah bahwa kita akan memiliki vaksin, semoga beberapa, pada akhir tahun ini,” tambahnya.

    Baca juga.. :

    • Ilmuwan: Covid-19 Jenis Baru Menyebar Lebih Cepat
    • Pelindung Wajah Lebih Efektif Cegah Covid-19 Ketimbang Masker
    • Asal Mula Covid-19 Harus Diteliti Bukan Diabaikan

    Perusahaannya bermitra dengan Universitas Oxford untuk mengembangkan dan mendistribusikan vaksin yang sedang diujicoba di Inggris.

    Diperlukan bertahun-tahun bagi vaksin baru untuk dilisensikan untuk penggunaan umum, tetapi dalam menghadapi pandemi COVID-19, vaksin eksperimental yang terbukti aman dan efektif terhadap coronavirus baru kemungkinan dapat memenangkan persetujuan untuk penggunaan darurat.

    Federasi Internasional Produsen dan Asosiasi Farmasi (IFPMA), yang menyelenggarakan briefing hari Kamis, menyoroti tantangan “menakutkan” yang dihadapi industri dalam upaya untuk mendapatkan vaksin.

    Satu tantangan, yang mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, adalah tingkat penularan menurun dengan cepat di Eropa di mana beberapa uji coba sedang berlangsung.

    Mereka terlalu rendah untuk melakukan uji coba vaksin klinis dengan benar di lingkungan alami, kata Soriot, menambahkan bahwa apa yang disebut sebagai “tantangan manusia” di mana orang-orang secara sengaja terpapar virus untuk menguji kemanjuran, tidak dianggap secara etis dapat diterima dengan COVID -19.

    “Kami berlari melawan waktu,” katanya.

    Virus corona baru telah membunuh lebih dari 358.000 orang dan menginfeksi sedikitnya 5,7 juta di seluruh dunia dalam hitungan bulan.

    Direktur IFPMA Thomas Cueni menunjuk pada perkiraan bahwa dunia akan membutuhkan sekitar 15 miliar dosis untuk menghentikan virus, yang menimbulkan tantangan logistik besar-besaran.

    Dia menekankan bahwa industri berkomitmen untuk memastikan akses yang adil ke vaksin masa depan, tetapi mengakui bahwa “kita tidak akan memiliki jumlah yang cukup sejak hari pertama, bahkan dengan upaya terbaik.”

    Begitu vaksin yang berfungsi dikembangkan, salah satu hambatan terbesar untuk mengeluarkan jumlah yang dibutuhkan bisa, secara mengejutkan, adalah bahwa tidak ada cukup botol kaca untuk menyimpan dosis.

    “Tidak ada botol yang cukup di dunia,” kata Soriot, menambahkan bahwa AstraZeneca, seperti sejumlah perusahaan lain, sedang mencari kemungkinan menempatkan beberapa dosis dalam setiap vial.”

    TAGS : Vaksin Covid19 Hasil Penelitian

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/72971/Perlu-15-Miliar-Dosis-Vaksin-Hentikan-Covid-19/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSebanyak 844.000 Warga India Terancam Dideportasi dari Kuwait
    Next Article Satgas DPR Kunjungi Kemenko Perekonomian Selaraskan New Normal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.