Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Persediaan di Cubang Mulai Habis, Warga Besakih Krisis Air Bersih
    Ekonomi

    Persediaan di Cubang Mulai Habis, Warga Besakih Krisis Air Bersih

    August 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Persediaan di Cubang Mulai Habis, Warga Besakih Krisis Air Bersih 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Persediaan di Cubang Mulai Habis, Warga Besakih Krisis Air Bersih 2
    Warga melihat persediaan air bersih di cubang. (BP/Istimewa)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Sejumlah warga yang ada di Desa Besakih mengalami krisis air bersih. Hal itu menyusul air hujan yang selama ini disimpan dalam cubang pribadi mulai habis.

    Warga asal Banjar Dinas Batumadeg, I Nyoman Sumerta, mengungkapkan, air yang disimpan selama ini di cubang miliknya sudah habis sejak beberapa bulan terakhir. Ia mengaku selama ini sudah sering membeli air bersih lewat mobil tangki maupun truk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    “Sudah sering sekali beli air semenjak memasuki musim kemarau ini. Air yang dibeli cukup untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi, mencuci dan yang lainnya sekitar satu bulan. Setelah itu, kembali membeli air. Satu truk air bersih harganya sebesar Rp 150 ribu,” ucapnya.

    Sumerta, menambahkan, belakangan ini memang sempat sesekali turun hujan. Hanya saja, air yang didapat sangat sedikit. “Air hujan yang didapat palingan satu gentong saja. Itu cukup untuk kebutuhan seminggu. Sedangkan kebutuhan air setiap harinya dalam keluarga cukup banyak,” katanya.

    Hal senada juga diucapkan Ni Nyoman Kisid. Selama musim kemarau ini, dirinya sudah sekitar tiga sampai empat kali membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.

    “Warga di lingkungan ini hampir semuanya tidak memakai air PDAM. Karena semuanya mengandalkan air hujan yang disimpan di cubang. Bila air itu habis, maka warga membeli air bersih,” jelasnya.

    Kisid, menambahkan, bila dilihat sampai turun hujan awal tahun depan, ia harus tetap membeli air bersih dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kalau dilihat air satu truk harganya Rp 150, maka sampai hujan turun bisa beli air lagi sampai ratusan ribu rupiah,” ujar Kisid. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePuluhan Ribu Pelaku UMKM di Buleleng Sudah Terima BPUM
    Next Article Sydney Laporkan Kenaikan Kasus COVID-19 Tertinggi, Polisi Blokir Transportasi Cegah Protes Antipenguncian
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.