Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pertamina Paparkan Sejumlah Tantangan Sektor Migas
    Ekonomi

    Pertamina Paparkan Sejumlah Tantangan Sektor Migas

    January 8, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pertamina Paparkan Sejumlah Tantangan Sektor Migas 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – PT Pertamina (Persero) mengungkapkan sejumlah tantangan di industri minyak dan gas (migas) akibat pandemi yang masih berlangsung hingga transisi energi yang ramah lingkungan. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyebut, bahwa perseroan harus segera melakukan penyesuaian terhadap semua perkembangan yang sedang terjadi.

    Nicke mengatakan, perseroan berupaya terus meningkatkan performa dan kinerja pada bisnisnya. Meskipun transisi energi saat ini menjadi isu global namun hingga sekarang sektor migas masih mendominasi energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Ia mengaku, pemerintah memang berencana untuk menurunkan persentase migas hingga 2050 mendatang. Hingga saat ini, sektor migas sebesar 32 persen dan akan tirun menjasi 20 persen. Namun, volume meningkat 5 kali lipat.

    “Oleh karena itu fokus yang pertama tetap memantaince dan juga mengembangkan. Karena pemerintah juga meningkatkan targetnya kan dari hari ini 700 ribu barel akan ditingkatkan 1 juta barel per hari,” kata Nicke di Balikpapan, Sabtu (8/1).

    Selanjutnya, terkait dengan transisi energi fosil menjadi energi baru terbarukan, perseroan akan menjembatani transisi tersebut. Sebab, sektor gas sendiri merupakan energi yang tidak mudah untuk dipindahkan. Sehingga memerlukan pengembangan Infrastrutur gas.

    “Membangun infrastruktur gas agar transisinya smooth dari fosil energi ke renewable energy,” ungkapnya.

    Terkahir, Nicke menambahkan, Pertamina mulai mengembangkan energi baru terbarukan atau yang ramah lingkungan. Sehingga, pihaknya juga harus mengatur dari sisi organisasinya agar tantangan tersebut dapat hadapi. “Oleh karena itu kita kemudian sesegera mungkin melakukan restrukturisasi dengan membentuk 6 subholding,” pungkasnya.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article2021, Minat Investasi di Buleleng Naik 4 Kali Lipat
    Next Article Dorong Go Global, Olahan Bambu UMKM BRI Berhasil Tembus Pasar Global – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.