Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Petani Kapas akan Panen, Karangasem Cegah Anjloknya Harga
    Ekonomi

    Petani Kapas akan Panen, Karangasem Cegah Anjloknya Harga

    February 4, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Petani Kapas akan Panen, Karangasem Cegah Anjloknya Harga 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Petani Kapas akan Panen, Karangasem Cegah Anjloknya Harga 2
    Bupati Karangasem, Gede Dana menanam bibit kapas. Karangasem menargetkan jadi sentra kapas untuk memenuhi kebutuhan pasar yang cukup tinggi. (BP/Istimewa)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Petani yang sebelumnya menanam bibit kapas dalam waktu dekat memasuki masa panen. Diprediksi panen kapas pada Februari dan Maret 2022 ini.

    Mencegah anjloknya harga, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Karangasem (Diskop UKM Perindag) dan Dinas Pertanian (Distan) Karangasem akan mempertemukan petani dengan pengepul kapas.

    Kepala Diskop UKM Perindag Karangasem, I Gede Loka Santika, mengatakan untuk jangka pendeknya pihaknya bakal mempertemukan petani kapas dengan pengepul. Kata dia, pertemuan itu diharapkan bisa menyatukan persepsi terkait harga kapas di petani. “Biar di tataran petani tidak rugi, apalagi ini merupakan panen perdana, sehingga pemerintah tetap berkomitmen menjaga harga agar petani tidak sampai dirugikan,” ucapnya.

    Sekretaris Dinas Pertanian, Putu Antara, mengatakan, luas lahan yang ditanami kapas seluas 15 hektare. Penanaman dimulai pada Desember 2021 sehingga saat petani tinggal panen kapas. “Akhir bulan ini panen kapas sudah bisa dimulai, puncaknya mungkin pada Maret 2022,” katanya.

    Antara, menambahkan, diperkirakan produksi budidaya kapas rata-rata 1 ton per hektare, sehingga dengan 15 hektare budidaya kapas akan mendapatkan produksi 15 ton kapas. “Pemasaran masih menjadi kendala petani, sehingga perlu dicarikan solusi. Kami sudah mendata ada 5 pengepul, dan 50 perajin pemintal. Yang perlu dicarikan solusi adalah masalah harganya,” jelasnya.

    Sedangkan, Tim Ahli Bupati Bidang Pembangunan I Nengah Rimpi menekankan, pentingnya OPD terkait untuk merumuskan strategi pemasaran agar petani yang membudidayakan kapas tidak kapok. “Jadi, OPD terkait memfasilitasi pemasaran kapas yang dihasilkan petani. Dengan begitu, maka petani tidak sampai merugi,” ujar Rimpi. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKTM luncurkan Duke 890 R dan GP pada 7 Februari
    Next Article Akan Kami Beri Sanksi Tegas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.