Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»PKL di Jalur Shortcut Singaraja-Mengwitani Keluhkan Turunnya Pendapatan
    Ekonomi

    PKL di Jalur Shortcut Singaraja-Mengwitani Keluhkan Turunnya Pendapatan

    May 11, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    PKL di Jalur Shortcut Singaraja-Mengwitani Keluhkan Turunnya Pendapatan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PKL di Jalur Shortcut Singaraja-Mengwitani Keluhkan Turunnya Pendapatan 2
    PKL di jalur Shortcut Singaraja-Mengwitani. (BP/mud)
    PKL di Jalur Shortcut Singaraja-Mengwitani Keluhkan Turunnya Pendapatan 3

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Warga yang menjadi pedagang kaki lima (PKL) di jalur shortcut Singaraja-Mengwitani mengeluhkan pendapatan yang menurun. Ini dikarenakan sepinya kunjungan wisatawan.

    Salah seorang PKL Kadek Dwika, Senin (10/5) menyebutkan sejak memulai usahanya di awal 2019, pandemi menyebabkan lesunya penjualan. Dicontohkan, sebelum pandemi, ia bisa berjualan sekitar 2 hingga 3 kilogram ikan tuna, namun saat ini sekitar 10 kilogram ikan baru terjual dalam seminggu lebih.

    Ia juga menyebutkan bahwa sebelum pandemi, pengunjung yang singgah sangat ramai tanpa mengenal hari. Namun, di tengah pandemi, pengunjung menurun drastis. Hanya pada hari Minggu maupun di awal bulan saja pengunjung relatif banyak. “Saat ini benar-benar berkurang akibat pandemi COVID-19,” katanya.

    Hal serupa juga diutarakan salah seorang PKL, Kadek Yuli. Yuli yang berjualan Sate dan Rawon ini mengaku bahwa rombongan yang melintas di jalur ini mengalami penurunan. Sebelum pandemi, dalam sehari ia bisa menghabiskan 5-10 kilogram daging.

    Namun, karena pandemi, sehari hanya menghabiskan 3 kilogram daging. Bahkan, terkadang, bahan baku yang disediakannya tidak habis terjual. “Kondisi ini  sangat menyulitkan kita sebagai pebisnis kecil. Kami sebagai pedagang kecil hanya berharap kondisi segera membaik,” katanya. (Mudiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRendah, Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan | BALIPOST.com
    Next Article Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Kampung Naik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.