Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pola Konsumsi Berubah, Pembudi Daya Harus Kreatif
    Ekonomi

    Pola Konsumsi Berubah, Pembudi Daya Harus Kreatif

    July 13, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pola Konsumsi Berubah, Pembudi Daya Harus Kreatif 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pembudidaya ikan harus kreatif mengembangkan produk pangan ready to eat atau siap digoreng dan disantap saat sampai di tangan konsumen. Kreativitas ini menjadi solusi di masa pandemi yang berdampak pada sangat terbatasnya konsumsi ikan hidup.

    Saran ini disampaikan Direktur Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) Syarif Syahrial saat menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema Strategi Pengembangan Perikanan Budidaya Menuju Poros Maritim Dunia.

    “Era sekarang, orang makan ikan yang siap digoreng. Mungkin bisa dikreasikan olahan Lele, dibekukan, sehingga bisa dijual kapan pun. Pandemi mengajarkan kita perubahan pola konsumsi,” katanya, Selasa (13/7).

    Syahrial mengungkapkan Pandemi Covid-19 berpengaruh besar terhadap pasar hasil budidaya ikan. Hal itu disebabkan banyak rumah makan yang tutup lebih awal atau bahkan tidak beroperasi akibat pandemi. “Misalnya warung pecel Lele tutup lebih cepat. Dampak yang sama juga dialami pengolahan ikan di lokasi-lokasi wisata, karena kunjungan wisatawan turun drastis,” jelasnya.

    Meski demikian, terkait materi FGD yang dipaparkannya berjudul Akses Pembiayaan bagi UMKM Budidaya Perikanan, Syahrial tetap membuka peluang kepada para pembudidaya ikan Lele untuk mendapatkan permodalan. Prosedurnya adalah dengan menyiapkan proposal yang dibantu oleh tenaga pendamping dari Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut.

    Tenaga pendamping menjadi pembeda LPMUKP dengan lembaga permodalan lainnya. Keberadaan pendamping setidaknya mampu membantu para debitur atau calon debitur dalam merencanakan dan mengelola pinjaman dana bergulir. “Jangan sampai pembudidaya hanya tahu produksi, tapi tidak tahu pasarnya. Jangan sampai terjerat utang dari permodalan,” ujar Syahrial.

    Saat ini, LPMUKP memiliki 236 tenaga pendamping yang tersebar di 357 kabupaten/kota. Pendampingan merupakan fitur utama lembaga pemerintah ini dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang bergerak di sektor perikanan dan kelautan.

    Menuju Industri Lele
    FGD melalui seminar daring diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (DPP Hipmikindo). Sasaran kegiatan agar SDM pelaku usaha mikro, kecil dan menengah petani budidaya lele senantiasa meningkatkan produksi dan Indonesia menjadi produsen terbesar di dunia.

    Secara umum, tujuan diselenggarakannya FGD agar petani lele sebagai UMKM dapat meningkatkan daya saing dan omzet serta aset usaha, sekaligus mendorong Indonesia menjadi industri dan produsen Lele terbesar di dunia.

    Selain Direktur LPMUKP, juga hadir sebagai narasumber FGD Ketua DPP Hipmikindo Syahnan Phalipi, Ketua Komtap Bidang Perikanan IWAPI Jurika Fratiwi, dan Alan F Koropitan sebagai Tenaga Ahli Utama dari Kantor Staf Presiden (KSP). Ketua DPP Hipmikindo membuka FGD mewakili PLT Staf Ahli Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Kemaritiman Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Aris Darmansyah Edisaputra.

    Dalam materinya, Syahnan Phalipi menyampaikan konsumsi dalam negeri ikan yang hampir 54,5 kg perorang pertahun atau setara 14 juta ton pertahun. Semua didapat dari perikanan tangkap dan budidaya. “Ini potensi yang luar biasa untuk melaksanakan ekspor. Bagaimana kita mengusai ekspor lele dunia. Kita berharap bisa melakukan riset dan mengembangkan jenis lele unggulan,” katanya.

    Senada dengannya, Ketua Komtap Bidang Perikanan IWAPI Jurika Fratiwi memaparkan hasil survei lembaganya yang mendapati permasalahan pembudidaya lele adalah pemasaran dan pakan yang mahal. “Harus ada program terpadu, mulai dari pembibitan, penggemukan dan pangan olahan. Selama ketiga hal tersebut belum terpadu, mereka sulit berkembang, sehingga membutuhkan pendampingan,” katanya.

    Sementara itu, menurut Alan F Koropitan, masa depan perikanan Indonesia ada di budidaya, karena perikanan tangkap sudah stagnan. Ke depan, perlu disiapkan segala aspek dalam budidaya, seperti kolam, pakan, termasuk pembiayaan. “Kita di dunia nomor dua produsen ikan, tapi data FAO tidak memasukkan kita dalam 10 besar pengekspor perikanan dunia. Sekiranya budidaya lele memiliki permasalahan di lintas K/L, maka bisa disampaikan ke kami untuk mendorongnya,” kata Tenaga Ahli Utama KSP itu.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Kunci Sukses Yayan Melakukan Pendampingan Pelaku Usaha Perikanan
    Next Article Soal Perpanjangan PPKM Darurat, Ini Kata Jubir Satgas COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.