Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Positif “Cashflow” Pengusaha Lokal Bali Belum Cukup Bayar Utang
    Ekonomi

    Positif “Cashflow” Pengusaha Lokal Bali Belum Cukup Bayar Utang

    August 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Positif “Cashflow” Pengusaha Lokal Bali Belum Cukup Bayar Utang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Positif “Cashflow” Pengusaha Lokal Bali Belum Cukup Bayar Utang 2
    Agus Maha Usadha. (BP/Dokumen)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Berdasarkan histori ekonomi Bali, sejak 2017 ekonomi Bali bertubi-tubi dihantam musibah. Mulai dari Gunung Agung meletus, gempa Lombok, dan 2020 kembali dihantam pandemi COVID-19. Hal ini membuat pengusaha di Bali kewalahan. Akibatnya cashflow belum dalam posisi cukup untuk membayar kewajiban bayar utang di bank. Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Investasi, Kadin Bali, Agus Maha Usadha, mengatakan hal itu, Selasa (23/8).

    Dalam rangka menyelamatkan ekonomi Bali ini harus melihat struktur pondasi investasi pengusaha Bali terutama pariwisata. Investasi orang Bali saat ini belum dalam posisi menikmati atau mencapai return of investment (ROI). “Karena cost selama 2,5 tahun menghadapi pandemi tidak mudah yaitu untuk maintenance karyawan, aset, perbankan,” ujarnya.

    Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit sebanyak 2 kali cukup membantu namun pengusaha Bali tetap memiliki kewajiban lain. Kewajiban tersebut dipenuhi dengan bridging fund atau pinjaman kredit kembali atau mencari cash dari menjual aset.

    Pariwisata Bali yang mulai tumbuh sejak Mei, sejak dibukanya border internasional, pendapatan atau positif cashflow belum di tangan pengusaha daerah karena sebagian besar progress revenue yang terjadi di Bali dinikmati pemain internasional. Demikian juga di restoran, sebagian dari ribuan usaha restoran itu, yang mengambil porsi merupakan pemain yang itu-itu saja. “Artinya pengusaha daerah masih banyak yang belum mencukupi, mempunyai positif cashflow,” ujarnya.

    Sampai hari ini untuk menjaga bisnis itu, kata dia, belum berasal dari positif cashflow. Apalagi tekanan inflasi yang diprediksi terjadi 2023, datangnya lebih awal yaitu triwulan II 2022.

    “Perlu disadari dari semua pihak terkait, baik regulator, perbankan, untuk menjaga kelangsungan pengusaha Bali karena pariwisata Bali adalah window display-nya pariwisata Indonesia apalagi Bali mendapatkan beberapa award internasional sebagai destinasi nomor satu, sudah sepantasnya ada perhatian khusus dan solusi khusus untuk mencarikan jalan keluar,” ujarnya.

    Selain itu Bali juga memberikan kontribusi ekonomi sehingga perlu kebijakan strategis seperti penanganan masalah ekonomi lainnya baik tambang, minyak, ketahanan pangan sehingga value Bali bagi Indonesia dan dunia bisa terjaga. “Bila diperlukan ini harus menjadi atensi presiden juga,” imbuhnya.

    Untuk mempercepat proses solusi pemulihan ekonomi Bali, dimulai dari membantu cashflow pengusaha Bali dengam pemberian modal kerja terhadap pengusaha pariwisata di Bali yang memang sepenuhnya kemampuan revenuenya itu dari pariwisata. ”Yang diperlukan adalah dukungan bagi pengusaha di Bali yang sepenuhnya penghasilan berasal dari pariwisata,” ujarnya. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKadin Diajak Gaungkan Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global
    Next Article Cegah Kejahatan Transaksi Digital dengan Penguatan Logika – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.