Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Presiden Iran: Iran Bebas Perkaya Uranium
    News

    Presiden Iran: Iran Bebas Perkaya Uranium

    January 16, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Presiden Iran: Iran Bebas Perkaya Uranium

    Presiden Iran, Hasan Rouhani (Foto: Abedin Taherkenareh/EPA)

    Teheran, Jurnas.com – Presiden Hassan Rouhani mengatakan, saat ini Iran sudah bebas untuk memperkaya uranium dibandingkan sebelum menandatangani pakta nuklir yang juga dikenal Joint komprehensif Rencana Aksi (JCPOA).
     
    Dalam pertemuan tahunan bank sentral Iran (CBI) ke-59 pada Kamis (16/1), kata Rouhani Tehran tidak menghadapi pembatasan hari ini ketika datang ke energi atom.
     
    “Hari ini, (uranium) pengayaan dilakukan lebih dari waktu itu (sebelum kesepakatan itu tercapai) dan kami tidak berdiri dengan mulus oleh. Jika mereka (kesepakatan pihak lain) mengurangi komitmen mereka, kami juga melakukannya,” tambah Rouhani.
     
    Ia mengatakan ketika Presiden AS Donald Trump memilih untuk menarik negaranya dari kesepakatan nuklir multilateral, Iran tetap sabar dan menolak untuk membuat sama kesalahan. Sebaliknya, negaranya justru mendesak anggota pakta yang tersisa mengimbangi Washington. 
     
    Rouhani mengatakan, Iran mengadopsi kebijakan yang tepat dan melakukan hal yang benar. Ia mendorong seluruh dunia, untuk mengutuk Presiden Trump yang melakukan tindakan yang salah tersebut.
     
    Ia menambahkan bahwa Teheran terbukti dengan JCPOA bahwa ia mencari interaksi dengan dunia.
     
    Rouhani kembali mengecam Trump karena melanggar kesepakatan dan secara sepihak keluar dari pakta tersebut. Ia mengatakan, tindakan Trump yang tak terduga itu menyebabkan masalah tidak hanya untuk Iran, tetapi seluruh dunia.
     
    Kepala eksekutif Iran juga mengkritik AS untuk mengancam partai Eropa untuk kesepakatan nuklir (Perancis, Inggris dan Jerman) dan mendorong mereka untuk menarik diri dari kesepakatan.
     
    Pernyataan Rouhani datang setelah The Washington Post melaporkan, pemerintahan Trump mengancam untuk memaksakan tarif 25% pada impor mobil Eropa jika Trio-yang dikenal sebagai EU3 atau E3-menolak untuk secara resmi menuduh Iran melanggar JCPOA.

    TAGS : Sanksi Amerika Serikat Kesepakatan Nuklir Amerika Serikat Hassan Rouhani

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65825/Presiden-Iran-Iran-Bebas-Perkaya-Uranium/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKuasa Hukum SAT: Pengajuan PK oleh KPK Inkonstitusional
    Next Article Saksi-Saksi Bilang Pengadaan Pesawat Diputuskan Rapat Direksi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.