Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Presiden Putin: Sia-sia Menekan Iran dengan Sanksi
    News

    Presiden Putin: Sia-sia Menekan Iran dengan Sanksi

    July 15, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Presiden Putin: Sia-sia Menekan Iran dengan Sanksi

    Donald Trump dan Vladimir Putin (Foto: AFP)

    Jakarta, Jurnas.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan, tidak ada gunanya tekanan sanksi terhadap Iran. Pernyataan itu disampaikan di tengah upaya Amerika Serikat (AS) mengubur kesepakatan nuklir 2015.

    “Ketika membahas Iran, presiden Rusia menekankan kesia-siaan tekanan sanksi terhadap Teheran dan relevansi upaya mempertahankan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tentang program nuklir Iran, sebagaimana disetujui Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB,” kata kantor pers Kremlin pada Rabu, (15/7)

    Menurut kantor pers Kremlin tersebut, kedua politisi tersebut membahas sejumlah masalah mendesak sehubungan dengan hubungan bilateral, termasuk tanggapan terahdap virus corona, dan upaya mempertahankan kesepakatan Iran.

    JCPOA ditandatangani Iran dan AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China plus Jerman (P5 + 1) padaJuli 2015. Di bawah perjanjian itu, Iran diharuskan membatasi aspek-aspek tertentu dari nuklirnya dengan imbalan sanksi terkait nuklir negara itu dicabut.

    Namun, administrasi Presiden AS Donald Trump secara sepihak meninggalkan perjanjian pada Mei 2018, memperkenalkan kembali sanksi terhadap Teheran.

    Baca juga.. :

    • Sukses Kendalikan Covid-19, Lima Provinsi Ini Dipuji Jokowi
    • Luluk: Pemerintah Punya Kewajiban Bantu Pesantren
    • Mendikbud Beberkan Syarat Sah Pernikahan Massal Vokasi

    Bertentangan dengan garis kebijakan AS tentang Iran, negara Eropa awalnya berjanji komitmen mempertahankan JCPOA, tetapi Iran mengatakan mereka gagal dalam praktik melindungi kepentingan Teheran dalam menghadapi tekanan kampanye tekanan maksimum AS.

    Saat ini, AS sedang berusaha untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran di luar tanggal kedaluwarsa Oktober 2020 yang ditetapkan berdasarkan JCPOA.

    Iran sudah mengambil langkah keras di AS karena upayanya untuk memicu “snapback” dari semua sanksi PBB terhadap negara itu, dengan alasan Washington tidak lagi menjadi pihak JCPOA.

    Pada peringatan kelima tahun berakhirnya JCPOA, Iran mendesak pihak-pihak Eropa dalam perjanjian nuklir 2015 untuk memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian tersebut, yang sudah menjadi target langkah “ilegal” dan “destruktif” AS.

    Iran menekankan tekad Teheran untuk mengambil tindakan “tegas” terhadap “perilaku tidak bertanggung jawab” apa pun yang merusak dokumen yang disahkan PBB.

    Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu (15/7), JCPOA adalah “pencapaian penting dari diplomasi multilateral, yang telah sangat didukung oleh masyarakat internasional,” tetapi itu dalam “bahaya serius.”

    Kementerian menyerukan masyarakat internasional untuk mencegah perjanjian bersejarah dari menjadi korban lain dari pendekatan “unilateral dan melanggar hukum” Washington dengan memastikan “implementasi yang seimbang” dari perjanjian oleh semua pihak.

    Kementerian Luar Negeri Iran juga memperingatkan para penandatangan yang tersisa terhadap keterlibatan dalam konspirasi AS, khususnya upaya untuk menghancurkan dan melemahkan sistem embargo senjata PBB. (Press TV)

    TAGS : Sanksi Amerika Serikat Amerika Serikat Iran Presiden Rusia Vladimir Putin Kanselir Jerman Angela Mer

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75472/Presiden-Putin-Sia-sia-Menekan-Iran-dengan-Sanksi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenlu AS Batasi Visa Karyawan Perusahaan China
    Next Article Obat Koronavir Dinilai Mampu Sembuhkan Pasien Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.