Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Presiden Rouhani: Imperialisme AS Lebih Mengerikan dari Virus Corona
    News

    Presiden Rouhani: Imperialisme AS Lebih Mengerikan dari Virus Corona

    April 13, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Presiden Rouhani: Imperialisme AS Lebih Mengerikan dari Virus Corona

    Presiden Iran, Hassan Rouhani (Foto: Tehran Time)

    Teheran, Jurnas.com -Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, imperialisme Amerika Serikat (AS) adalah virus, yang “lebih berbahaya” daripada virus corona (COVID-19) bagi komunitas internasional.

    “Negara yang merdeka dan mencari kebebasan seperti Iran dan Venezuela selalu berada di bawah tekanan sebagai akibat dari tuntutan dan intimidasi yang berlebihan dari para negarawan AS,” kata Rouhani lewat sambungan telepon dengan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro pada Senin (13/4).

    “Iran dan Venezuela telah berhasil melawan virus AS yang agresif dan selama bertahun-tahun melalui solidaritas dan perluasan kerja sama,” tambahnya.

    Dalama kesempatan yang sama, Rouhani menyinggung rencana dan langkah Iran melawan virus corona, termasuk yang berkaitan dengan produksi kit pengujian diagnostik. Ia menyatakan kesiapan Teheran berbagi pengalamannya dalam perang melawan corona dengan Caracas.

    Rouhani menekankan pentingnya memperkuat kerja sama bilateral dalam perang melawan corona. “Perluasan kerja sama dan hubungan antara kedua negara tentu akan melayani kepentingan negara-negara Iran dan Venezuela.”

    Baca juga.. :

    • Tottenham Batalkan Pemotongan Gaji Staf
    • AS Lewatkan Peluang COVID-19 Tobat dari Candu Sanksi
    • Peduli Corona, Chelsea Tawarkan Hotel untuk Tenaga Medis

    Iran, negara yang paling parah dilanda penyebaran virus korona di Timur Tengah sudah melakukan yang terbaik untuk mengatasi penyakit pernafasan meskipun ada kesulitan yang ditimbulkan akibat sanksi AS.

    Didukung Angkatan Bersenjata, Iran mendirikan rumah sakit darurat, meningkatkan produksi barang-barang higienis, memperkenalkan langkah-langkah pencegahan, meningkatkan tes corona dan meluncurkan proses penyaringan nasional untuk mendeteksi pasien dan mengisolasi mereka.

    Sebelumnya, Wakil Penelitian di Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Babak Shokri mengatakan, alat uji diagnostik virus corona yang dikembangkan di dalam negeri, ventilator ringan dan masker anti virus akan segera memasuki tahap produksi massal.

    Hal itu disampaikan setelah, Ali Akbar Velayati, kepala Rumah Sakit Masih Daneshvari Iran, salah satu pusat medis terkemuka yang merawat pasien corona di Teheran, mengatakan, Iran sudah memproduksi favipiravir untuk pertama kalinya di tengah perang melawan corona.

    “Akhirnya, favipiravir diproduksi untuk pertama kalinya di Fakultas Farmasi Universitas Kedokteran Shahid Beheshti dan telah tersedia untuk Rumah Sakit Masih Daneshvari… untuk digunakan untuk perawatan pasien virus corona,” kata Velayati.

    Teheran sudah berulangkali mengatakan tidak mencari bantuan Washington selam pandemi. Negeri Para Mullah hanya menginginkan Paman Sam mencabut sanksi ekonomi ilegal sehingga Iran dapat memobilisasi sumber dayanya sendiri untuk mengatasi pandemi.

    Administrasi Donald Trump tidak hanya menentang seruan internasional terhadap AS dalam beberapa pekan terakhir untuk menghentikan sanksi kejamnya terhadap Iran, tetapi bahkan telah menampar tindakan yang lebih ketat terhadap Republik Islam.

    Washington memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran pada Mei 2018 setelah secara sepihak meninggalkan perjanjian nuklir yang didukung PBB dengan Iran dan lima negara besar lainnya, Inggris, Prancis, Rusia, China plus Jerman.

    Sementara itu, Presiden Maduro mengatakan, Teheran dan Caracas selalu bersatu dan dalam front yang sama dalam pertempuran melawan imperialisme.

    Maduro juga memuji prestasi besar Iran dalam perjuangannya melawan virus corona, dengan mengatakan bahwa semua negara sekarang terlibat dalam pertempuran bersama melawan virus corona.

    Ia juga mengindikasikan kesediaan negaranya untuk mengambil keuntungan dari pengalaman Iran dalam memerangi infeksi virus corona. (Press TV).

    TAGS : Virus Corona Imperialisme Amerika Serikat Hassan Rouhani Nicolas Maduro

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70530/Presiden-Rouhani-Imperialisme-AS-Lebih-Mengerikan-dari-Virus-Corona/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS Lewatkan Peluang COVID-19 Tobat dari Candu Sanksi
    Next Article Rusia Tuntut Israel Penuhi Janji
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.