Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Produktifitas Padi Berkurang 50 Persen Akibat Kenaikan Suhu
    News

    Produktifitas Padi Berkurang 50 Persen Akibat Kenaikan Suhu

    October 20, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produktifitas Padi Berkurang 50 Persen Akibat Kenaikan Suhu 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Produktifitas Padi Berkurang 50 Persen Akibat Kenaikan Suhu 2
    Seorang petani di Depok, Jawa Barat, mencangkul lahannya pada Kamis (28/9/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Kenaikan suhu akibat perubahan iklim di Indonesia dapat menurunkan produktivitas padi hingga 50 persen.

    Hal tersebut berdasarkan prediksi kenaikan suhu dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memproyeksikan suhu rata-rata di Indonesia pada tahun 2100 akan mengalami kenaikan sebesar 4 derajat celcius.

    “Penurunan panen jika terjadi peningkatan suhu bumi sebesar 4 derajat celcius, kemungkinan akan terjadi penurunan hasil sebesar 40-50 persen,” kata Kepala Pusat Riset (Kapusris) Tanaman Pangan BRIN Yudhistira Nugraha saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (20/10).

    Yudhistira mengatakan, suhu ideal untuk pertumbuhan tanaman padi yakni minimal 22 derajat celcius dan maksimal 28 derajat celcius.

    Ia mengatakan kenaikan suhu di atas 30 derajat celcius akan menyebabkan fertilitas polen atau kemampuan penyerbukan padi menurun sehingga membuat pembentukan biji terhambat.

    Selain itu ia menyampaikan, dari penelitian yang dilakukan pada tahun 1979-2003 oleh Lembaga Penelitian Padi Internasional (IRRI), riset tersebut melihat adanya kenaikan temperatur di siang hari sebesar 0,34 derajat celcius, dan malam hari sebesar 1 derajat celcius. Kenaikan ini menyebabkan hasil panen padi menurun sebesar 10 persen .

    Menurutnya, naiknya temperatur udara pada malam hari justru berdampak signifikan terhadap produktifitas padi, hal tersebut dikarenakan aktivitas respirasi dari tanaman meningkat.

    “Disini dapat disimpulkan bahwa kenaikan suhu siang dianggap tidak signifikan, sedangkan suhu malam hari sangat berdampak karena pada malam hari tanaman melakukan respirasi dan akibat kenaikan suhu tersebut aktivitas respirasi meningkat,” katanya.

    Adapun berdasarkan analisis dari 116 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata pada bulan September 2023 yakni sebesar 27 derajat celcius. Sedangkan normal suhu udara klimatologis untuk bulan September 2023 periode 1991-2020 di Indonesia adalah sebesar 26,6 derajat celcius. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDensus 88 Tangkap Seorang Warga Sumbawa Barat
    Next Article KTB bawa 37 varian Canter & Fighter X pada FUSO Truck Campaign 2023
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.