Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Quo Vadis Pendidikan Indonesia, Mas Menteri?
    News

    Quo Vadis Pendidikan Indonesia, Mas Menteri?

    December 4, 2019Updated:April 9, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Quo Vadis Pendidikan Indonesia, Mas Menteri?

    Siswa Natuna mendapatkan tablet gratis dari Kemdikbud (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Nominal sebesar Rp1.277 triliun untuk pendidikan dalam kurun waktu 2016-2018, rupanya sedikitpun tak berdampak pada peningkatan ranking Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia.

    Alih-alih memperbaiki posisi yang empat tahun lalu berada di posisi ke-62 dari 70 negara, pada PISA 2018 Indonesia malah melorot ke ranking ke-72 dari total 77 negara yang disurvei oleh The Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

    Hasil ini, menurut praktisi pendidikan, Indra Charismiadji merupakan alarm bagi dunia pendidikan Tanah Air. Dia menganggap ribuan triliun yang keluar dari kantong pemerintah terbuang percuma.

    “20 tahun enggak ada perubahan, padahal anggaran ribuan triliun. Ini kan berarti program harus dievaluasi. Semuanya. Mau (itu) pelatihan guru, perekrutan guru, Dana BOS, DAK, semuanya harus dievaluasi,” tegas Indra usai pengumuman PISA 2018 di kantor Kemdikbud pada Selasa (3/12) kemarin.

    Indra menyalahkan pemerintah yang hingga saat ini tidak memiliki cetak biru (blue print) pendidikan. Sebagai dampaknya, berbagai program yang ditelurkan gagal mendongkrak kualitas pendidikan.

    Baca juga.. :

    • Ranking PISA Indonesia Melorot, Ini Kata Mendikbud
    • Duh, Ranking PISA Indonesia Masih di 10 Terbawah
    • Pendidikan Politik Partai Golkar 2019, Tekankan Pentingnya Pancasila

    “Data guru saja enggak pernah sama, gimana mau punya blue print? Butuh guru berapa? Taruh di mana? Kualitas? Penghasilan? Kenapa enggan mau dibikin sekarang? Kan gampang tinggal pakai satelit,” kata Indra.

    Bila menengok hasil PISA 2018, skor membaca, matematika, dan sains Indonesia mengalami penurunan dibandingkan PISA 2015.

    Membaca, turun dari 397 menjadi 371. Matematika turun dari 386 menjadi 379. Sedangkan sains turun dari 403 menjadi 396. Perolehan itu masih jauh dari skor 500 yang ditetapkan OECD sebagai angka rerata.

    Karena itu, Indra juga mendorong DPR supaya merumuskan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) baru. Sebab menurut dia, bila pemerintah bercita-cita membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, maka sistem pendidikan harus dibenahi dari awal.

    “Implementasi blue print itu pasti guru duluan. Bagaimana melatih guru, menyiapkan guru sebagai ujung tombak, karena bagaimanapun membangun SDM harus (mulai dari) guru,” ujar dia.

    Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim enggan menyebut pendidikan Indonesia telah gagal, jika melihat hasil PISA terbaru.

    Nadiem memandang, PISA 2018 akan menjadi perspektif baru baginya dalam melakukan pembenahan ke depan.

    “Kalau saya menyebutnya cara belajar, yang mungkin bisa mengetahui apa yang kita perbaiki, harus kita bandingkan,” tutur Mendikbud pada Selasa (3/12) kemarin.

    Namun Nadiem mengakui bahwa Indonesia kini sedang berada dalam fase krisis literasi, seolah menyoroti penurunan skor membaca Indonesia dalam PISA 2018.

    Karena itu, dia mengajak guru dan orang tua untuk mengubah paradigma pelajaran membaca kepada anak, yakni dengan mengajak anak membaca buku apapun yang mereka sukai.

    “Dari situ akan menjadi compounding effect, di mana dia akan merasa bahwa membaca adalah suatu hal yang baik, dan secara otomatis apapun yang kita enjoy, kita pasti semakin lama akan semain baik dalam skill itu,” terang Nadiem.

    Akhirnya, di luar hasil PISA 2018 yang mengecewakan, semua pihak mesti memaklumi bahwa kepemimpinan Nadiem sebagai Mendikbud masih seumur jagung.

    Jika tak terkena reshuffle di kemudian hari, mantan CEO Gojek itu akan memegang kendali kemudi selama empat tahun ke depan, untuk membenahi pendidikan di Tanah Air. Mau di bawa ke manakah, Mas Menteri?

    TAGS : Pendidikan PISA 2018 Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Indra Charismiadji

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63412/Quo-Vadis-Pendidikan-Indonesia-Mas-Menteri/

     

    TK Islami Depok

    Kelompok Bermain (KB) Terbaik

    Sekolah TK Islam Terbaik di Depok

    Daftar Sekolah SD terbaik di Depok

    Sekolah SD Swasta terbaik di Depok

    Sekolah SD yang bagus di Depok

    Playgroup Depok

    Review Jual Media Pembelajaran

    Review Jasa Pembuatan Elearning

    Review Sistem Media Pembelajaran

    Review Media Pembelajaran Pendidikan Sekolah

    Review Software Media Pembelajaran Pendidikan

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIran Masih Bersedia Negosiasi dengan AS
    Next Article LPJ Diterima, Selangkah Lagi Airlangga Ditetapkan Jadi Ketum
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.