Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Raih Untung Ganda Budidaya Dengan Teknik Polikultur
    Ekonomi

    Raih Untung Ganda Budidaya Dengan Teknik Polikultur

    December 13, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Raih Untung Ganda Budidaya Dengan Teknik Polikultur 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemanfaatan ruang ekologis dengan polikultur dilakukan pembudaya di Desa Sebatuan untuk raup keuntungan. Hasil produksinya pun sangat menggiurkan, sedikitnya 495 ton dengan nilai produksi Rp 9 miliar per tahun mampu dihasilkan.

    Polikultur sendiri merupakan budidaya antara ikan berbeda dalam satu lahan yang sama. Adapun komoditasnya yang dikembangkan adalah bandeng dan udang windu. Diakui pembudidaya, polikultur sangat menguntungkan karena bisa memanen dua komoditas sekaligus.

    “Dengan polikultur, keuntungan budidaya pasti diperoleh secara double. Kecuali jika terjadi kendala yang disebabkan oleh alam seperti banjir dan kebocoran kolam,” terang Leo penyuluh perikanan Kabupaten Sambas.

    Selain menguntungkan, dari segi teknis polikultur juga dipandang lebih mudah dan murah. Jika pada umumnya budidaya udang membutuhkan kincir untuk memasok oksigen, dengan sistem ini oksigen bisa dihasilkan secara alami. Yaitu dari gerakan ikan bandeng yang menciptakan riak air sebagai kincir alternatif.

    Keuntungan lainnya, untuk pakan keduanya pun sama yaitu lumut yang tumbuh secara alami di dalam kolam. Selain itu, kedua hewan ini tidak akan saling memakan karena posisi tinggalnya berbeda. Di mana udang windu hidup di dasar tambak sedangkan bandeng pada permukaan air.

    Raih Untung Ganda Budidaya Dengan Teknik Polikultur 2
    Hasil panen pola budidaya Polikultur yang memadukan pengembangan ikan berbeda dalam satu lahan yang sama dengan mengembangkan bandeng dan udang windu. (LPMUKP untuk JawaPos.com)

    Adapun persiapan awal budidaya dengan sistem polikultur sama halnya dengan budidaya pada umumnya, yaitu dengan memastikan lahan dan kualitas air yang baik bagi habitat ikan. Hanya saja mengenai komposisi padat tebar untuk keduanya berbeda. Jumlah bandeng dan udang windu disebar dengan perbandingan 1 berbanding 2. Dengan jumlah udang disebar lebih banyak 50% dari bandeng.

    Mengenai jumlah benih, bandeng disebar 15.000 hingga 40.000 dalam satu kolam seluas 4 ha. Adapun waktu tebarnya, benih bandeng dan udang ditebar dalam waktu yang berbeda.

    “Yang disebar itu benih bandeng dulu. Kemudian setelah 2 mingguan, saat benih bandeng ukurannya agak besar baru udang windu disebar,” jelas Leo.

    Dalam setahun usaha pembesaran bandeng dan udang bisa dilakukan sebanyak dua siklus. Masing-masing siklus memakan waktu pemeliharaan selama minimal empat bulan. Adapun untuk empat bulan sisanya digunakan pembudidaya untuk memperbaiki kolam serta menyiapkan siklus budidaya berikutnya. Setelah memasuki usia panen, udang dipanen secara parsial. Lalu sisanya dipanen bersamaan dengan bandeng secara panen total.

    Untuk meningkatkan produksi perikanan seperti bandeng dan udang, Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) tak luput berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk terus mendorong aktivitas budidaya di seluruh tanah air. Berbagai program pun terus digulirkan, diantaranya melalui program kampung budidaya dan dukungan modal melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKenang Remy Sylado, Yose Rizal Manua: Dia Kamus Berjalan
    Next Article Hantu Berkepala Orang Tua Dibangkitkan Lewat Bayi Ajaib
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.