Andalannews.com – Rano Karno alias Bang Doel kembali menjadi perhatian publik setelah dipastikan akan memimpin perayaan Idul Adha di Jakarta. Kabar tersebut muncul usai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan dirinya akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Isu ini langsung ramai dibicarakan masyarakat karena sosok Rano Karno memang memiliki popularitas besar, bukan hanya di dunia politik tetapi juga di dunia hiburan Indonesia. Banyak warga Jakarta menilai kehadiran Rano Karno dalam agenda besar keagamaan ibu kota menjadi simbol penting kepemimpinan daerah saat ini.
Dalam keterangannya di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026, Pramono Anung menyebut bahwa dirinya akan meninggalkan Jakarta sementara waktu untuk menjalankan ibadah haji. Selama dirinya berada di Tanah Suci, tugas pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Pramono juga memastikan bahwa pelaksanaan Idul Adha di Jakarta tetap berjalan normal meski dirinya tidak berada di ibu kota. Menurutnya, seluruh persiapan sudah dilakukan dengan baik, termasuk kebutuhan hewan kurban untuk masyarakat Jakarta.
Pernyataan tersebut otomatis membuat kata kunci Rano Karno kembali melonjak di mesin pencarian Google. Banyak orang ingin mengetahui lebih jauh mengenai peran terbaru mantan aktor legendaris itu dalam pemerintahan Jakarta.
Bagi masyarakat Indonesia, nama Rano Karno memang bukan sosok asing. Sebelum aktif di dunia politik, dirinya dikenal luas sebagai aktor senior yang melejit lewat serial legendaris Si Doel Anak Sekolahan. Bahkan hingga sekarang, banyak masyarakat masih memanggilnya dengan sebutan “Bang Doel”.
Karier Rano Karno di dunia hiburan dimulai sejak usia muda. Ia membintangi banyak film populer Indonesia dan menjadi salah satu aktor paling terkenal pada era 1980-an hingga awal 2000-an. Beberapa karya terkenalnya antara lain Gita Cinta dari SMA hingga serial Si Doel Anak Sekolahan yang sangat melekat di hati masyarakat.
Namun perjalanan Rano Karno tidak berhenti di dunia seni peran. Dalam beberapa tahun terakhir, dirinya aktif terjun ke dunia politik dan berhasil menduduki berbagai posisi penting pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Banten, kemudian menjadi Gubernur Banten, hingga akhirnya kini dipercaya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Pramono Anung.
Karena latar belakang itulah, perhatian publik terhadap Rano Karno selalu cukup besar. Banyak warga merasa dirinya memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat karena dikenal sebagai figur publik sejak lama.
Dalam agenda Idul Adha nanti, Rano Karno disebut akan memimpin kegiatan di Balai Kota Jakarta selama Pramono menjalankan ibadah haji. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pramono dalam sesi wawancara bersama media.
Selain membahas soal kepemimpinan sementara, Pramono juga menyinggung kondisi harga hewan kurban di Jakarta yang disebut masih stabil menjelang Idul Adha 2026. Ia memastikan stok sapi dan kambing tersedia dengan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ibu kota.
Menariknya, pernyataan soal kesiapan kurban itu ikut membuat nama Rano Karno semakin sering dibicarakan. Banyak netizen mengaitkan gaya kepemimpinan “Bang Doel” dengan sosok yang dinilai santai namun dekat dengan masyarakat.
Di media sosial, sejumlah warga bahkan mengunggah komentar bernada positif mengenai peran baru Rano Karno selama Pramono menjalankan ibadah haji. Ada yang menyebut pengalaman panjangnya di pemerintahan membuat publik cukup percaya terhadap kepemimpinannya.
Popularitas Rano Karno juga tidak lepas dari citra budaya Betawi yang selama ini melekat kuat pada dirinya. Karakter Si Doel yang diperankannya selama bertahun-tahun membuat masyarakat Jakarta merasa dekat secara emosional dengan sosok tersebut.
Kini ketika dirinya memimpin jalannya pemerintahan Jakarta sementara, perhatian publik otomatis meningkat. Banyak warga penasaran bagaimana peran aktif Rano Karno dalam sejumlah agenda penting ibu kota ke depan.
Selain dikenal sebagai politisi dan aktor, Rano Karno juga memiliki pengalaman panjang dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa dirinya dinilai cocok memimpin sejumlah agenda publik berskala besar seperti perayaan Idul Adha di Jakarta.
Di sisi lain, keberangkatan Pramono Anung ke Tanah Suci juga mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam keterangannya, Pramono meminta doa agar ibadah hajinya berjalan lancar dan dirinya bisa menjadi haji yang mabrur.
Selama masa keberangkatan gubernur, Rano Karno dipastikan akan menjalankan tugas pemerintahan harian di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut membuat nama Rano Karno semakin sering muncul dalam pemberitaan nasional beberapa hari terakhir.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa popularitas seorang tokoh publik bisa terus bertahan meski telah berpindah jalur karier. Dari dunia film hingga dunia politik, Rano Karno berhasil menjaga eksistensinya di tengah masyarakat Indonesia.
Banyak pengamat menilai kekuatan terbesar Rano Karno terletak pada kedekatan emosional dengan masyarakat. Tidak banyak tokoh politik yang memiliki latar belakang hiburan sekuat dirinya dan tetap relevan lintas generasi.
Apalagi, karakter Bang Doel sudah menjadi bagian dari budaya populer Indonesia selama puluhan tahun. Hal itu membuat nama Rano Karno tetap mudah dikenali, baik oleh generasi lama maupun anak muda saat ini.
Dengan adanya agenda Idul Adha di Jakarta yang akan dipimpinnya, publik kemungkinan masih akan terus menyoroti aktivitas Rano Karno dalam beberapa waktu ke depan. Terlebih lagi, momentum keagamaan seperti Idul Adha selalu menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia.
Kini masyarakat menunggu bagaimana pelaksanaan perayaan Idul Adha di Jakarta di bawah kepemimpinan sementara Rano Karno. Banyak yang berharap seluruh agenda berjalan lancar selama Pramono Anung menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.




