Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ratusan Hektar Sawah di 4 Subak Terancam Kekeringan
    Ekonomi

    Ratusan Hektar Sawah di 4 Subak Terancam Kekeringan

    January 19, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ratusan Hektar Sawah di 4 Subak Terancam Kekeringan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ratusan Hektar Sawah di 4 Subak Terancam Kekeringan 2
    Saluran irigasi di Desa Mayong, Kecamatan Seririt terputus akibat tergerus longsor pada Jumat (15/1) pekan lalu. Akibatnya, aliran irigasi terputus dan 150 hektar lahan sawah di Kecamatan Seririt terancam kering. (BP/Ist)

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Hujan deras beberapa waktu lalu menyebabkan jaringan irigasi di Banjar Dinas/Desa Mayong Kecamatan Seririrt tergerus longsor. Akibatnya, irigasi yang mengairi sekitar 150 hektar sawah di 4 subak terputus. Petani sekarang kesulitan mengolah lahan karena air irigasi tidak lagi mengalir pasca kejadian itu. Bahkan, sebagian swah yang telah ditanami benih padi mulai kering karena terputusnya irigasi itu.

    Tidak ingin situasinya bertambah parah, petani mendesak pemerintah segara memperbaiki kerusakan irigasi induk tersebut. Agar tuntutannya terpenuhi, para kelian subak yaitu, Ketut Sudarmika (Kelian Subak Rangdu), Ketut Putra (Kelian Subak Ringdikit), Ketut Suta (Kelian Subak Tua Bubunan), dan Ketut Surama (Kelian Subak Anyar Bubunan) melayangkan surat kepada Dinas Pertanian (Distan), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas PUPTR, dan melaporkan kejadian itu ke DPRD Buleleng.

    Kelian Subak Anyar Bubunan Ketut Surama ditemui Selasa (19/1) menceritakan, irigasi ini diketahui rusak karena tergerus longsor pada Jumat (15/1) pakan lalu. Diawali dengan hujan deras kemudian memicu irigasi tersebut tergerus longsor. Setelah irigasinya terputus seketika itu irigasi tidak berfungsi. Atas kejadian ini, sekitar 150 hektar sawah di 4 subak itu tidak mendapat air. Bahkan, jika tidak dilakukan penanganan lebih lanjut, petani di 4 subak ini pun terancam merugi karena sawah mereka kekeringan. “Ada 4 subak di hilir yang diairi irigasi ini. Ada padi yang sudah ditanam dan itu masih perlu air. Ada juga yang persiapan menanam, dan kalau tidak segara dapat air, maka sawah kami itu kekeringan,” katanya.

    Tidak ingin sawah kering, Surama berharap agar instansi pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki kerusakan irigasi tersebut. Kalau diserahkan kepada warga subak untuk memperbaiki tidak akan maksimal. Apalagi, kerusakannya parah membutuhkan perbaikan secara permanen. Agar air bisa dialirkan untuk sementara, pihkanya meminta agar air dialirkan menggunakan pipa. “Kalau bisa diperbaik dengan permanen karena kalau darurat kembali hujan akan tergerus lagi. Kalau permanen belum bisa, paling tidak kami dibantu dengan perbaikan dengan darurat misalnya dengan pipanisasi,” katanya.

    Menyusul pengaduan petani di 4 subak itu, Komisi II DPRD Buleleng meninjau ke lokasi kejadian. Rombongan dewan dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa bersama anggotanya didampingi Perbekel Desa Mayong Made Gargita Yasa, dan perwakilan Dinas PUTR.

    Setelah melihat langsung, Budiasa menyebut kerusakan irigasi itu tergolong parah. Ini karena, panjang irigasi yang tergerus longsor panjangnya sekitar 30 meter. Di mana ketinggiannya sekitar 15 meter. Karena dampak yang ditimbulkan dari kejadian ini sangat penting, pihikanya mendesak pemerintah daerah tidak lagi menunda waktu untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, pihkanya berkoordinasi ke instsnasi terkait salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar tuntutan petani di 4 subak itu bisa dipenuhi. “Ini harus ditanggulangi dengan cara apapun. Sebab, kalau ini tidak ditangani 4 subak itu tidak dapat air dan petani merugi. Kami minta instsnasi terkait terutama BPBD mencarikan jalan kalur apapun itu,” tegas politisi asal Desa Selat Kecamatan Sukasada ini. (Mudiarta/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNasional Catat Rekor Tambahan Harian Korban Jiwa COVID-19
    Next Article Cuaca Tak Bersahabat, Produksi Garam Terhenti
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.