Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Resesi Akibat Covid-19 Diyakini Tak Separah Krisis 1998 dan 2008
    Ekonomi

    Resesi Akibat Covid-19 Diyakini Tak Separah Krisis 1998 dan 2008

    September 28, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Resesi Akibat Covid-19 Diyakini Tak Separah Krisis 1998 dan 2008 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Indonesia diperkirakan masuk jurang resesi. Jika kontraksi ekonomi kuartal-II berlanjut pada kuartal-III, maka kondisi ini akan mengkonfirmasi terjadinya resesi.

    Meski begitu, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang melihat, resesi yang terjadi tak akan separah kondisi krisis ekonomi 1998. “Kami melihat fundamental ekonomi masih kuat, kondisi perbankan kita masih kuat. Berbeda dari krisis tahun 1998 atau 2008 di mana industri keuangan kita sudah hancur,” kata Sarman dikutip dari Antara, Senin (28/9).

    Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa para pengusaha sejatinya tidak khawatir dengan dampak resesi. Pengusaha lebih mencemaskan pandemi Covid-19 itu yang belum diketahui kapan berakhirnya.

    Semakin lama pandemi berlangsung, makin lama pula pemulihan ekonomi. Pengusaha tidak lagi mampu bertahan sehingga timbul masalah sosial bahkan depresi ekonomi.

    Sarman mengakui, resesi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 tentu tidak bisa dihindari. Itu mengingat sejumlah negara maju bahkan telah lebih dahulu mengalaminya.

    Dalam kondisi tersebut, pengusaha tidak punya pilihan selain mengambil langkah bertahan. Caranya antara lain melakukan efisiensi biaya operasional, termasuk sumber daya manusia yang mengakibatkan pengurangan karyawan.

    “Efisiensi, kemudian mengurangi berbagai pengeluaran-pengeluaran yang mungkin tadinya ada dalam jangka menengah-panjang, akan direvisi. Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi pengurangan karyawan,” kata dia.

    Sarman menambahkan bahwa pengusaha mendorong agar pemerintah melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mempercepat ketersediaan vaksin, menambah kemampuan testing spesimen, hingga menambah kesediaan tempat tidur di rumah sakit dan ruang isolasi. Sebagai informasi, ekonomi kuartal-III diramalkan terkontraksi 1,1 hingga 2,9 persen.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFans Andy Lau Bisa Nonton Sepuasnya
    Next Article Undunsyah, Anak Nelayan Miskin yang Maju di Pilgub Kaltara 2020
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.