Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Revolusi Industri, Model Teknologi Perlu Berkembang Secara Fundamental
    Ekonomi

    Revolusi Industri, Model Teknologi Perlu Berkembang Secara Fundamental

    October 27, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Revolusi Industri, Model Teknologi Perlu Berkembang Secara Fundamental 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Industri telah berubah secara dinamis dalam beberapa tahun terakhir, sejalan dengan peristiwa di masyarakat global. Bukan hanya karena wabah pandemi Covid-19, tetapi juga karena pergerakan permintaan yang bergerak secara fluktuatif. Sehingga diperlukan langkah perubahan di beberapa industri, untuk meningkatkan ketahanan (resilience) bisnisnya dan juga perubahan iklim.

    Business Vice President Industrial Automation Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Hedi Santoso memandang, terdapat tiga tantangan atau peluang dari kondisi saat ini. Menurutnya, pertama, kebutuhan pada ketangkasan dan fleksibilitas.

    “Orang akan membutuhkan ketangkasan yang lebih tinggi, lebih banyak fleksibilitas dalam mengoperasikan produksi mereka dalam hal output, bauran produk, geografis,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (27/10).

    Kedua, isu terkait produktivitas. Hal itu perlu meskipun ada teknologi hebat seperti cloud, AI atau machine learning. Serta, tingkat keberlanjutan dalam operasional. “Yang saya maksud dengan keberlanjutan adalah tentang keberlanjutan dalam konsumsi energi dan konsumsi material produk,” imbuhnya.

    Ia menyebut, untuk mewujudkan revolusi Industri keempat, model teknologi perlu berkembang secara fundamental. “Bukan perangkat keras, tetapi perangkat lunak yang mendorong otomasi industri ke tingkat berikutnya dengan otomatisasi universal,” jelasnya.

    Baca juga: Tantangan Besar Industri di Era 4.0: Segalanya Harus Cepat

    Hedi mengungkapkan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan langkah berani dalam otomasi industri. Pengenalan otomatisasi universal (universal automation) akan selamanya mengubah cara pengoperasian diotomatisasikan.

    Ia menjelaskan, Otomatisasi universal adalah penggunaan produksi komponen perangkat lunak otomasi berdasarkan standar IEC61499 yang memecahkan masalah pelanggan tertentu, dengan cara yang sudah terbukti.

    “Otomatisasi universal mengatasi masalah dalam memastikan portabilitas, konfigurasi, dan interoperabilitas aplikasi perangkat lunak di seluruh vendor dan pada saat yang sama, meningkatkan independensi perangkat lunak dan perangkat keras,” ungkapnya.

    Untuk mewujudkan visi otomasi universal, kata dia, Schneider Electric akan memperkenalkan EcoStruxure™ Automation Expert – sistem otomasi industri yang berpusat pada perangkat lunak yang pertama sepanjang sejarah.

    “Hal itu memungkinkan peningkatan bertahap dalam aset dan efisiensi tenaga kerja melalui pemanfaatan teknologi canggih seperti perawatan prediktif, digital twin, dan lainnya,” tutupnya.

     

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMaybank Indonesia Bukukan Laba Rp 1,1 Triliun – KRJOGJA
    Next Article Sri Mulyani Ungkap Sumber Perbaikan Ekonomi Kuartal III
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.