Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ribuan Warga Kabupaten Bandung Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum
    News

    Ribuan Warga Kabupaten Bandung Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum

    February 27, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ribuan Warga Kabupaten Bandung Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum 1
    Ribuan Warga Kabupaten Bandung Terdampak Banjir
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Andalannews.com – Sebanyak 3.275 kepala keluarga (KK) atau sekitar 7.298 jiwa terdampak bencana banjir di Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah Kabupaten Bandung.

    Tak hanya itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat 1.659 rumah, 5 sekolah, 17 tempat ibadah dan 3 fasilitas umum  tidak luput dari genangan banjir luapan Sungai Citarum dan Sungai Cikapundung.

    BPBD juga mengingatkan masyarakat Kabupaten Bandung waspada ancaman banjir karena masih menghadapi cuaca ekstrem.

    Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengaku prihatin bencana banjir yang kerap menerjang kawasan Dayeuhkolot dan Bojongsoang tersebut.

    “Apalagi ada 3 rumah jebol akibat tergerus aliran air deras. Tiga rumah itu dihuni 3 KK dan 17 jiwa,” kata Uka Suska dalam keterangan resminya yang diterima Andalannews.com.

    Uka Suska mengatakan bahwa dampak banjir dengan ketinggian antara 10-120 cm itu, sebanyak 58 KK atau sekitar 183 jiwa mengungsi ke tempat aman.

    “Untuk penanganan korban banjir itu, dibutuhkan alat kebersihan, sembako, air mineral, terpal, matras dan selimut,” katanya.

    Lebih lanjut, Uka Suska menyebutkan banjir yang melanda Dayeuhkolot dan Bojongsoang itu disebabkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga deras di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung pada Selasa sore tersebut.

    “Akibatkan debit air meningkat sehingga Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum meluap merendam pemukiman warga serta jalan raya,” kata Uka.

    Selain musibah banjir yang berdampak pada ribuan warga, BPBD juga melakukan penanganan tanggul jebol di Sungai Cikapundung Kolot di Kampung Bojongsoang RT 04/RW 01 Desa/Kecamatan Bojongsoang  pada Selasa sore.

    “Tanggul Sungai Cikapundung Kolot jebol akibat hujan dengan intensitas deras sehingga berdampak ke anak Sungai Citarum yang membuat back water air tidak mampu masuk  ke Citarum, sehingga terjadi luapan di Sungai Cikapundung Kolot. Akibatnya, merobohkan tanggul sungai,” tutur Uka Suska.

    Mantan Sekretaris KPU Kabupaten Bandung itu menyebutkan bahwa tanggul sungai yang jebol itu sepanjang 40 meter dan tinggi 2 meter.

    “Bagian tanggul sungai yang jebol dan ambruk itu menutup jalan desa, sehingga air dari saluran Sungai Cikapundung Kolot meluap dan  membanjiri pemukiman dan pemakaman umum. Masyarakat yang terdampak tanggul jebol itu sebanyak  1.417 KK dan 4.199 jiwa,” tuturnya menegaskan.

    Untuk penanganan tanggul jebol itu, dikatakan Uka Suska, BPBD Kabupaten Bandung berkoordinasi dengan BBWS Citarum dan aparat kewilayahan.

    “BBWS Citarum akan melaksanakan penangan darurat mulai hari ini dengan menurunkan 2 unit alat berat untuk mengevakuasi material tanggul jebol dan akan melaksanakan pemasangan geobag di sekitar tanggul yang jebol,” kata Uka menandaskan.

    Selain menangani banjir dan tanggul jebol, BPBD juga turut melakukan penanganan rumah ambruk di Kampung Mekar Bakti RT 02/RW 12 Desa Ganjar Sabar Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.

    Rumah ambruk yang disebabkan turun hujan deras itu milik Tete Suherman yang dihuni KK atau 5 jiwa.

    “Para penghuninya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat,” ujar Uka.

    Untuk penanganan rumah ambruk itu, BPBD melaksanakan koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Terkait kejadian tersebut, BPBD melaksanakan assessment.

    “BPBD menghimbau kepada pemilik rumah untuk lebih berhati-hati bila mana hujan turun kembali mengingat kondisi rumah sudah lapuk. Kebutuhan mendesak berupa terpal, matras, selimut dan lainnya,” katanya.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLanggar Perda di Bandung, Pelaku Prostitusi Hingga Penjual Obat Terlarang Disidang
    Next Article 1 Ramadhan Tahun 2025, Kemenag Pantau Hilal di Ratusan Titik Hari Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.