Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal
    Ekonomi

    Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal

    July 26, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Rights Issue Bernilai Besar, BRI Optimis Dapat Terserap Optimal 2
    Ilustrasi. (BP/Dokumen BRI)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Nilai rights issue aksi korporasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam rangka pembentukan Holding Ultra Mikro berpotensi menjadi salah satu rights issue terbesar di Indonesia, bahkan di Asia. Rights issue BRI dengan mekanisme Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) tersebut telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (22/7).

    Dalam RUPSLB BRI tersebut, sekitar 104,22 miliar suara atau mewakili 95,98% dari seluruh saham dengan hak suara sah menyetujui rencana perseroan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 28.677.086.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 50.

    Terkait hal tersebut, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan untuk penetapan harga rights issue akan dilakukan setelah melawati proses registrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penetapan harga selanjutnya akan disampaikan dalam prospektus PUT I.

    “Tetapi kami sampaikan dalam penetapan pricing rights issue, kami akan mempertimbangkan banyak faktor, termasuk kondisi makro ekonomi dan industri yang terakhir, kinerja perseoran, fluktuasi harga perseroan dan masukan dari para pemegang saham, “ tambahnya.

    Viviana mengatakan pihaknya optimistis penerbitan saham baru ini akan menyedot animo pasar meski dalam kondisi perekonomian yang cukup menantang. Menurutnya, BRI tidak ingin kehilangan momentum karena melihat saat ini adalah waktu yang tepat untuk menata kembali ekosistem usaha ultra mikro bersama Pegadaian dan PNM.

    Seperti diketahui, dana hasil dari aksi korporasi ini akan dimanfaatkan oleh BRI untuk pembentukan holding BUMN Ultra Mikro (UMi) bersama Pegadaian dan PNM, sebagai hasil dari inbreng pemerintah. Selebihnya dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja BRI dalam rangka pengembangan ekosistem usaha ultra mikro, serta bisnis mikro dan kecil.

    “Setelah perekonomian pulih di tahun depan, maka ekosistem UMi ini sudah jadi, sehingga bisnisnya dapat langsung diakselerasi. Kami tetap yakin dengan investment thesis dan value preposition yang tadi sudah dijelaskan, kami dapat mengeksekusi transaksi ini dengan baik, sehingga rights issue ini dapat terserap dengan optimal,” ujarnya optimis.

    Dengan adanya ekosistem usaha ultra mikro bersama dengan PNM dan Pegadaian, BRI menyediakan layanan keuangan kepada para pengusaha ultra mikro dengan lebih terintegrasi sehingga peningkatan kapabilitas nasabah ultra mikro dapat lebih dimonitor dengan baik dan terlayani dengan lebih efektif dan efisien.

    Taksiran Besar

    Sementara itu, beberapa analis pasar modal menaksir dana yang akan diraup BRI melalui aksi korporasi tersebut dalam nilai yang sangat besar. Pengamat Pasar Modal yang juga Founder Indonesia Superstocks Community Edhi Pranasidhi memproyeksikan emiten berkode BBRI memiliki daya tarik lebih besar dibandingkan dengan perusahaan lain yang ingin meraup dana segar dari publik pada tahun ini.

    Hal itu, kata dia, tak terlepas dari fundamental bisnis BRI yang kokoh, dan diharapkan akan semakin kuat dengan holding. Selain itu, bank dengan jejaring terluas di Tanah Air tersebut mampu menjaga kinerja positif di masa pandemi. “Penerbitan saham baru masih banyak. Perlu kita catat juga investor publik juga dihadapkan dengan penerbitan saham baru perusahaan digital yang besar. Namun, rasanya fokus utama tetap pada BBRI karena lebih masuk akal,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.

    Hal senada diungkapkan oleh Head of Research PT Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma. Dia berpendapat penerbitan saham baru BRI guna pembentukan holding BUMN UMi adalah aksi korporasi yang sangat besar. (Adv/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenko Airlangga Umumkan Insentif Fiskal, Ini Harapan Hippindo
    Next Article Menkes Bilang, masih Banyak Orang Menilai Covid-19 sebagai Aib
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.