Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Rupiah Merosot di Tengah Situasi Moneter AS yang Masih Belum Stabil
    Ekonomi

    Rupiah Merosot di Tengah Situasi Moneter AS yang Masih Belum Stabil

    March 27, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Rupiah Merosot di Tengah Situasi Moneter AS yang Masih Belum Stabil 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Senin merosot di tengah situasi moneter Amerika Serikat (AS) yang masih belum stabil.

    Rupiah pada Senin ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp15.163 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.153 per dolar AS.

    “Situasi moneter AS yang masih belum stabil membuat The Fed berpeluang untuk menahan kenaikan nilai suku bunga,” kata analis ICDX Revandra Aritama saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

    Revandra mengatakan sentimen tersebut muncul menyusul kewaspadaan AS terhadap kondisi likuiditas bank di Amerika Serikat setelah kejadian yang menimpa Silicon Valley Bank (SVB) dan beberapa bank lain.

    Namun, inflasi AS masih tinggi jauh dari target The Fed, dan kondisi ekonomi AS juga masih tumbuh sehingga The Fed dinilai masih memiliki ruang untuk menaikkan nilai suku bunga.

    Ia menuturkan pasar masih menunggu data ekonomi lanjutan dan laporan dampak krisis keuangan yang menerpa AS.

    “Jika dampaknya tidak besar, ada peluang The Fed untuk lanjut menaikkan nilai suku bunga,” tuturnya.

    Rupiah pada pagi hari dibuka menurun ke posisi Rp15.188 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.160 per dolar AS hingga Rp15.192 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menguat ke posisi Rp15.174 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.189 per dolar AS.

     

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHubungan Kalina dengan Ayahnya Membaik, Sahur dan Buka Puasa Bareng
    Next Article KPK Sidik Dugaan Korupsi Barang Kena Cukai di Tanjung Pinang Kepri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.