Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Sebanyak 28,96 Persen Ibu Anggap Kental Manis adalah Susu Pertumbuhan
    Lifestyle

    Sebanyak 28,96 Persen Ibu Anggap Kental Manis adalah Susu Pertumbuhan

    December 22, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sebanyak 28,96 Persen Ibu Anggap Kental Manis adalah Susu Pertumbuhan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Arif Hidayat mengungkapkan hasil survei yang menghawatirkan, yaitu sebanyak 28,96 persen ibu responden menganggap bahwa kental manis adalah susu pertumbuhan. Padahal bukan.

    Survei tersebut merupakan penelitian yang dilakukan YAICI, PP Muslimat NU dan PP Aisyiyah tentang Persepsi Masyarakat Tentang Kental Manis pada 2020. Survei dilakukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT dan Maluku. Total responden adalah 2.068 ibu yang memiliki anak usia 0-59 bulan atau 5 tahun.

    “Pengetahuan ibu tentang gizi anak sangat mempengaruhi kecukupan gizi dan kesehatan anak,” kata Arif di Jakarta Selasa (22/12).

    Dari penelitian itu ditemukan 28,96 persen responden mengatakan kental manis adalah susu pertumbuhan. Kemudian sebanyak 16,97 persen ibu memberikan kental manis untuk anak setiap hari.

    Penelitian itu juga menemukan sumber kesalahan persepsi ibu-ibu. Yaitu sebanyak 48 persen ibu mengakui mengetahui kental manis sebagai minuman untuk anak adalah dari media massa.

    Kemudian ada 16,5 persen mengatakan informasi tersebut didapat dari tenaga kesehatan. Padahal, Arif mengatakan penting bagi orang tua dan guru untuk memberikan susu yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak dan jangan sampai salah susu.

    Temuan menarik lainnya adalah, kategori usia yang paling banyak mengonsumsi kental manis adalah usia 3-4 tahun sebanyak 26,1 persen. Menyusul berikutnya anak usia 2-3 tahun sebanyak 23,9 persen.

    Sementara konsumsi kental manis oleh anak usia 1-2 tahun sebanyak 9,5 persen, usia 4-5 tahun sebanyak 15,8 persen, dan 6,9 persen anak usia 5 tahun mengonsumsi kental manis sebagai minuman sehari-hari.

    Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr Moretta Damayanti SpA(K), M.Kes dalam diskusi yang digelar Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) bersama YAICI mengatakan kebiasaan konsumsi makanan manis pada anak dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

    “Gula menyebabkan anak menjadi kenyang dan efek lanjutannya tumbuh kembangnya terhambat,” tuturnya.

    Apalagi pada anak yang mengkonsumsi kental manis. Bila orang tua merasa dengan susu saja sudah cukup, maka anak berisiko kurang gizi. Namun bila anak yang mengonsumsi kental manis masih suka makan dan ngemil, bahayanya adalah obesitas.

    Karena itu, untuk anak usia dini, juga penting diajarkan apa yang harus dimakan dan apa yang harus dihindari. “Yang juga penting untuk dipahami orang tua adalah dalam memberikan asupan gizi untuk anak bukan sekedar anak menjadi kenyang, tapi juga harus ada lemak dan proteinnya, karena ini penting untuk tumbuh kembang anak,” ujar Dr Moretta Damayanti.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Hilmi Setiawan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDinda Hauw Hamil 3 Bulan, Rey Banyak Nonton
    Next Article Ibu Edisi 2020, Lebih Strong karena Tempaan Ujian selama Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.