Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sebelum Juara, Tim Sapuangin ITS Sempat Dicurangi
    News

    Sebelum Juara, Tim Sapuangin ITS Sempat Dicurangi

    July 9, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sebelum Juara, Tim Sapuangin ITS Sempat Dicurangi

    Kendaraan Tim Sapuangin dalam kompetisi internasional Shell-Eco Drivers World Championship (DWC) 2018

    London – Di balik kemenangan Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), ternyata wakil Asia itu sempat dicurangi, sebelum akhirnya dinobatkan sebagai juara dalam kompetisi internasional Shell-Eco Drivers World Championship (DWC) 2018, di Sirkuit Queen Elizabeth Olympic Park, London pada Minggu (8/7).

    Sebagaimana diungkapkan oleh Manajer Nonteknis Tim Sapuangin Billy Firmansyah, tim awalnya melaju dengan kecepatan sedang sebagai bagian dari strategi, sebab perlombaan berlangsung dalam sepuluh lap.



    “Driver (sopir, Red) harus mengatur kecepatan yang tak boleh lebih dari 40 km/jam agar efisiensi energi menjadi seimbang,” demikian kata Billy dalam siaran pers ke redaksi pada Senin (9/7) siang.

    Kendati bermain santai di awal-awal, lanjut Billy, Tim Sapuangin tak lantas keluar dari posisi empat besar selama balapan.

    Baca juga :

    • Sapungin ITS Juara DWC 2018, Ini Komentar Menristekdikti
    • Siswa SD Indonesia Juarai Kompetisi Matematika Internasional
    • Mahasiswa ITS Sulap Tomat Jadi Baterai Gel

    Hingga akhirnya, di putaran lap terakhir, di bawah suhu musim panas sebesar 30 derajat celcius, Tim Sapuangin melesat ke posisi terdepan, hingga melewati garis finis sebagai pemenang.

    “Di Giant Screen Monitor Racing, tertulis Ranking I Sapu Angin. Para anggota Tim Sapuangin pun sontak berpelukan dalam tangis haru,” imbuh Billy.

    Setelah sempat menobatkan Sapuangin sebagai juara, tiba-tiba terjadi kehebohan. Secara sepihak, panitia menyatakan ITS baru menyelesaikan sembilan lap. Padahal ada sepuluh lap yang harus dilampaui.

    “Walhasil Sapuangin melorot posisinya hingga ranking sembilan,” lanjutnya.

    Merasa dicurangi, Tim Sapuangin melancarkan protes kepada panitia. Dibantu oleh rekan seperjuangan dari Indonesia, yakni Tim Semar Urban dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Tim Garuda dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), tim datang dengan menyerahkan bukti data dan video.

    “Dalam protes, kami sertakan data dan video yang merekam selama lomba berlangsung,” terang Billy.

    Setelah panitia berdiskusi dengan mempertimbangkan bukti-bukti yang ada, akhirnya saat pemberian penghargaan di akhir acara, trofi Juara I DWC 2018 berhasil dibawa pulang Tim Sapuangin ITS.

    Dalam kesempatan tersebut, General Manager Tim Sapuangin ITS, Rafi Rasyad mengungkapkan rasa bahagianya setelah Sapuangin berhasil menjuarai kompetisi adu cepat mobil hemat energi ini.

    “Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” ujar Rafi terharu. 

    Dengan tanpa henti mengucap syukur, dia merasa kerja keras tim dan dosen pembimbing selama berbulan-bulan terbayar sudah. Rafi juga merasa bahagia karena dapat mempersembahkan prestasi terbaik, tidak hanya untuk almamater ITS melainkan juga untuk Indonesia.

    TAGS : Pendidikan ITS Sapuangin Mobil Hemat Energi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37419/Sebelum-Juara-Tim-Sapuangin-ITS-Sempat-Dicurangi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIrak Diminta Putuskan Hubungan dengan AS
    Next Article Israel Boikot Saluran Televisi Palestina
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.