Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sebelum Lebaran Tahun Ini, Cakupan Vaksinasi Dosis 2 Ditarget 70 Persen
    News

    Sebelum Lebaran Tahun Ini, Cakupan Vaksinasi Dosis 2 Ditarget 70 Persen

    February 27, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sebelum Lebaran Tahun Ini, Cakupan Vaksinasi Dosis 2 Ditarget 70 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sebelum Lebaran Tahun Ini, Cakupan Vaksinasi Dosis 2 Ditarget 70 Persen 2
    Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 untuk disuntikkan pada penerima. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Hingga saat ini pemerintah telah menyuntikkan hingga 344 juta dosis vaksin COVID-19, baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua. Cakupan dosis pertama mencapai 190,67 juta dosis atau 91,55 sedangkan dosis kedua 143,78 juta atau 69,04 persen.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Minggu (27/2), dalam keterangan pers daring mengatakan ditargetkan pada April depan capaian vaksinasi dosis 2 sudah mencapai 70 persen. “Mudah-mudahan kali ini kalau hasilnya baik, yang Lebaran kali ini kita bisa hadapi dengan berbeda dibandingkan Lebaran-Lebaran sebelumnya, dengan kondisi bahwa harus dilakukan percepatan vaksinasi dosis kedua,” tandasnya.

    Sudah 2 Lebaran di 2020 dan 2021, Indonesia menjalaninya dengan pengetatan mobilitas. Sebab, dalam 2 kali Lebaran itu, kasus COVID-19 selalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

    Namun, diharapkan pada Lebaran kali ini yang jatuh pada 2-3 Mei, ada pelonggaran mobilitas karena tingkat vaksinasi dosis lengkap sudah mencapai 70 persen sesuai syarat memperoleh herd immunity.

    Dikatakan Menkes Budi pula dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kemenkes akan melakukan survei serologi sebagai dasar dalam mengeluarkan kebijakan pada masa lebaran. “Kita akan melakukan sero survei bulan Maret ini agar nanti di bulan April kalau bisa sudah keluar hasilnya sebagai dasar kami mengambil kebijakan terkait dengan masa sebelum Lebaran,” jelasnya.

    Menkes juga menyampaikan pemerintah berupaya mengakselerasi vaksinasi karena jumlah pasien meninggal terbanyak adalah mereka yang belum divaksinasi, belum divaksinasi lengkap, memiliki komorbid, dan kelompok masyarakat lanjut usia (lansia). “Vaksinasi lansia dan juga kelengkapan dosis vaksinasi itu merupakan prioritas untuk kita lakukan sama-sama,” imbuhnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJurus Meng-Handle Anak Bossy
    Next Article Tinjau Green House, Mentan Apresiasi Langkah Minaqu Bantu Petani Bunga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.