Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sebut Iran Negara Teroris, Trump Disebut Tak Paham Sejarah
    News

    Sebut Iran Negara Teroris, Trump Disebut Tak Paham Sejarah

    May 24, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sebut Iran Negara Teroris, Trump Disebut Tak Paham Sejarah

    Tampak perempuan Iran membawa plakat, beberapa di antaranya membawa foto Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam aksi unjuk di luar bekas kedutaan AS di ibukota Iran Teheran pada 4 November 2017. (Foto: AFP)

    Teheran, Jurnas.com – Utusan Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Majid Takht-Ravanchi mengancam pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menyebut Iran sebagai negara teroris.

    Takht-Ravanchi menegaskan bahwa justru Teheran menjadi korban terbesar dan musuh terkuat terorisme di kawasan itu.



    “Kata-kata kontradiktif Presiden AS tentang Iran jelas menunjukkan permusuhan tak berujung terhadap Iran dan negara besar Iran,” kata Takht-Ravanchi.

    “Pernyataan idiot ini, lebih dari apa pun, menunjukkan ketidaktahuan (Trump) tentang ribuan tahun sejarah Iran, dan kurangnya pengetahuan tentang negara itu,” tambahnya.

    Baca juga.. :

    • Trump Belum Kepikiran Tambah Pasukan di Timur Tengah
    • Korsel Bakal Latihan Militer Bersama AS
    • Trump Minta Huawei Masuk dalam Kesepakatan Perdagangan AS-China

    Sebelumnya, Kamis (23/5), Trump mengatakan, “Iran menjadi pemain yang sangat berbahaya, pemain yang sangat buruk. Mereka adalah negara teror dan kami tidak akan tahan dengan itu.”

    Iran, kata Trump, saat ini mengalami masalah keuangan besar-besaran, yang membuat Negeri Para Mullah memiliki inflasi yang tertinggi di dunia.

    Trump keluarkan AS dari kesepakatan nuklir Iran 2015 tahun lalu dan memulihakan kembali sanksi terberat yang sebelumnya pernah membelenggu negara itu.

    “Desakan Trump untuk menggunakan kata-kata yang menghina terhadap Iran hanya menggandakan tekad bangsa Iran untuk menentang kebijakan tekanan dan intimidasi,” kata Takht-Ravanchi.

    Ia mengatakan Iran telah menjadi korban terbesar dan sekaligus musuh terkuat terorisme di kawasan itu.

    “Menghancurkan ISIS dan kelompok teror serupa lainnya dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi langkah terbaru Iran dalam hal ini,” tambahnya.

    TAGS : Iran Amerika Serikat Donald Trump

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/53236/Sebut-Iran-Negara-Teroris-Trump-Disebut-Tak-Paham-Sejarah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Telaah Bukti Pengadaan Kapal di Bea Cukai dan KKP
    Next Article Pemerintah Prediksi Puncak Arus Mudik Menggunakan Kereta Api 31 Mei 2019
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.