Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sekarang Bukan Masanya Puas Jadi Bangsa Perakit
    News

    Sekarang Bukan Masanya Puas Jadi Bangsa Perakit

    March 8, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sekarang Bukan Masanya Puas Jadi Bangsa Perakit 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Di tengah pelaksanaan Rakernas BPPT, Menristek Bambang Brodjonegoro menyinggung persoalan penggunaan produk inovasi dalam negeri. Dia mengatakan saat ini bukan masanya berbangga sebagai bangsa perakit.

    Dia menjelaskan penggunaan produk inovasi dalam.meheri harus terus ditingkatkan. “Harus kita sikapi dengan dua pendekatan,” katanya dalam jumpa pers rangkaian Rakernas BPPT di Jakarta (8/3). Pendekatan pertama adalah menggunakan produk inovasi atau yang dibuat oleh bangsa Indonesia.

    Lalu pendekatan kedua adalah meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebuah produk. Dia menjelaskan untuk bisa mengklaim sebuah produk adalah karya anak bangsa, TKDN-nya harus lebih dari 50 persen.

    Untuk mewujudkan peningkatan TKDN itu, Bambang mengatakan pendekatan soal produk yang dibuat di dalam negeri harus diubah. “Selama ini kita terlalu cepat puas menganggap produk yang dirakit di Indonesia atau pabriknya di Indonesia itu sebagai produk Indonesia,” katanya.

    Padahal bisa jadi Indonesia hanya ketempatan sebagai lokasi perakitannya saja. Sementara materialnya berasal dari luar negeri. Bahkan teknologinya juga seratus persen dari negara asal produsen produk tertentu. Bambang menegaskan kebiasaan cepat puas dengan produk rakitan di Indonesia itu harus direvisi.

    Pada tahap awal revolusi industri dia tidak mempermasalahkan rasa bangga terhadap produk yang dirakit di Indonesia. Tetapi saat ini bagi Bambang sudah buka zamannya lagi puas sebagai negara perakit. Bangsa Indonesia harus bisa memproduksi atau menghasilkan inovasi. Kalaupun itu produk asing, unsur TKD-nya harus lebih dari 50 persen.

    Ada dua cara meningkatkan TKDN atau kocak content. Yaitu dengan terlibat di manufakturnya atau di sisi riset dan pengembangannya. Bambang mengingatkan kepada para peneliti atau perekayasa Indonesia supaya tidak hanya mempelajari teknologi orang lain. Tetapi juga memberikan sentuhan atau inovasi sehingga nilainya meningkat.

    Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri perlu inovasi yang baik. Iklim inovasi bisa tumbuh baik jika didukung sebuah ekosistem yang baik pula. Ekosistem inovasi meliputi peneliti, industri, dan pemerintah. “Kolaborasi ketiganya penting,” katanya.

    Sehingga perlu dibangun kolaborasi antara ketiga unsur itu. Supaya inovasi atau hasil penelitian bisa dihilirisasi atau dikomersilkan. Selama ini masih sering terjadi fenomena hasil penelitian masuk lembah kematian dan tidak bisa masuk tahap komersialisasi. Hammam mengatakan pemerintah memiliki peran strategis untuk memadukan kolaborasi antara peneliti dengan dunia industri. “Dunia industri itu baik BUMN atau swasta,” jelasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Hilmi Setiawan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni, Sebab Harga Cabai Meroket
    Next Article Harga Melambung, Ketersediaan Cabai Rawit Minus 1 Ton
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.