Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Selain Peduli Kulit Sehat, Remaja Perempuan Harus Paham Isu Sosial
    Lifestyle

    Selain Peduli Kulit Sehat, Remaja Perempuan Harus Paham Isu Sosial

    December 26, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Selain Peduli Kulit Sehat, Remaja Perempuan Harus Paham Isu Sosial 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Usia remaja umumnya memasuki usia pubertas. Berbagai persoalan kulit seperti jerawat dan komedo seringkali dikeluhkan. Maka remaja didorong untuk mulai merawat kesehatan kulit sejak dini. Untuk melatih soft skill, remaja juga harus aktif dengan isu atau persoalan sosial.

    Sebanyak 4.122 remaja dari 27 provinsi di Indonesia telah mengikuti program Digital Innovation Challenge 2022: Perempuan Inovasi yang digagas Markoding dengan dukungan Clé de Peau Beauté. Para remaja diajak memahami masalah ketidakadilan gender dengan memberdayakan anak remaja perempuan.

    “Bagaimana remaja harus paham dengam kesetaraan gender, khususnya remaja yang terpinggirkan, melalui peningkatan keterampilan abad-21 dan teknologi digital,” kata Vice President Communication Development Department Clé de Peau Beauté Global Brand Unit Naomi Kawanishi secara virtual baru-baru ini.

    Menurutnya, untuk mendapatkan kulit sehat dan cantik, perlu dirawat sejak remaja. Tak hanya sekadar keanggunan, remaja juga penting mengutamakan ilmu pengetahuan.

    “Konsep estetika dan kecerdasan yang luar biasa, akan memberikan pancaran dari dalam,” katanya.

    Paham Isu Sosial

    Para remaja Indonesia diajak memahami isu sosial. Mereka berpartisipasi aktif membuat solusi inovasi digital berupa website, mobile apps, game.

    Dibimbing mentor profesional dan praktisi industri, para peserta diajak berpikir bersama untuk menciptakan solusi bagi berbagai permasalahan sosial berbasis gender. Misalnya isu kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan, kesetaraan gender, pernikahan dini, dan kesadaran akan kesehatan seksual dan reproduksi.

    “Memberi ruang seluas-luasnya bagi seluruh siswa untuk menjadi versi terbaik dirinya dan menggunakan potensinya untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat,” tutup Plt. Dirjen DIKTI Kemendikbudristekdikti Nizam.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSejumlah Kata-kata Menawan Fajar Sadboy Usai Kisah Asmaranya Viral
    Next Article Pemerintah Uji Coba Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.