Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Semester I 2022, Nielsen Catat Kenaikan Belanja Iklan
    News

    Semester I 2022, Nielsen Catat Kenaikan Belanja Iklan

    August 11, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Semester I 2022, Nielsen Catat Kenaikan Belanja Iklan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Semester I 2022, Nielsen Catat Kenaikan Belanja Iklan 2
    Director Client Lead Nielsen Indonesia Selly Cahyani Putri dalam Nielsen Press Club di Jakarta, Kamis (11/8/2022). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Director Client Lead Nielsen Indonesia Selly Cahyani Putri mengatakan bahwa Nielsen Indonesia mencatat belanja iklan pada semester I 2022 mencapai Rp135 triliun atau naik tujuh persen dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp127 triliun.

    Kenaikan ini menandakan bahwa sektor industri mulai mengalami pemulihan pasca pandemi COVID-19. “Semester pertama tahun 2022 ini, bisa dikatakan bahwa pengiklan sudah mulai menunjukkan rasa percaya diri untuk beriklan. Hal ini menunjukkan bahwa industri mulai pulih pascapandemi,” ujar Selly dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (11/8).

    Ia mengatakan pertumbuhan itu masih didorong oleh belanja iklan pada media televisi yang mendominasi sebesar 79,7 persen. Lalu, pada media digital sebesar 15,2 persen, cetak 4,8 persen dan radio 0,3 persen.

    Menurut dia, semester I tahun ini belanja iklan pada media televisi naik sebesar 8 persen dan media digital naik 6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Namun, media cetak dan radio masing-masing secara berurutan turun sebesar 6 persen dan 13 persen. “Jadi, delapan persen kenaikan iklan TV ini lebih didorong karena kenaikan rate card yang sebesar tujuh persen,” ujar Selly.

    Nielsen mencatat belanja iklan terus mengalami kenaikan. Pada semester I 2019, belanja iklan tercatat Rp80 triliun, semester I 2020 naik menjadi Rp104 triliun, semester I 2021 naik lagi menjadi Rp127 triliun dan semester I tahun ini naik menjadi Rp135 triliun. “Trennya setiap tahun ada kenaikan,” ujar Selly.

    Nielsen juga mencatat sebesar 35 persen dari total belanja iklan semester I tahun ini disumbangkan dari kategori online service, perawatan rambut, perawatan wajah, bumbu- bumbuan, serta belanja iklan pemerintah dan organisasi politik.

    Dalam melakukan perhitungan, Nielsen Indonesia menggunakan metode gross rate card, yakni tidak memasukkan unsur diskon, promo, paket dan lainnya. Nielsen melakukan monitoring terhadap 15 stasiun televisi, 161 media cetak, 104 radio, 200 situs dan 3 media sosial. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAirlangga: Alokasi Dana PEN Berakhir di 2022
    Next Article Raffi Ahmad Ambil Bagian di Musik Koplo, Kok Bisa?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.