Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sepupu Eks Ketum PPP Berkelit, Hakim Tipikor Berang
    News

    Sepupu Eks Ketum PPP Berkelit, Hakim Tipikor Berang

    November 27, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sepupu Eks Ketum PPP Berkelit, Hakim Tipikor Berang

    Eks Ketum PPP, Romahurmuziy tersangka KPK

    Jakarta, Jurnas.com – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta berang atas kesaksian Abdul Wahab yang cenderung berkelit. Dimana, Abdul Wahab adalah sepupu mantan Ketum PPP, M Romahurmuziy alias Romi.

    Hakim Fahzal Hendri meminta, agar Abdul Wahab memberikan kesaksian dengan jujur dalam persidangan. Jika tidak, maka akan ada konsekuensinya.

    Mulanya, majelis hakim mengkonfirmasi mengenai BAP yang menyebutkan bahwa Wahab turut menerima uang dan barang senilai Rp 41 Juta dari mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik, M Muafaq Wirahadi. Wahab menjelaskan, saat itu dirinya sedang mengampanyekan dirinya sebagai calon anggota legislatif dari PPP.

    “Saya dibantu kurang-lebih Rp 41 juta, (bentuknya) ada kalender, kaos, tikar, dan ada uang,” kata Wahab, saat bersaksi dalam persidangan terdakwa Romi, di Pengadilan Tipikor‎ Jakarta, Rabu (27/11).

    Selanjutnya, ‎hakim Fahzal mengkonfirmasi kronologi operasi tangkap tangan (OTT) Romi di sebuah hotel di Surabaya. Sebab dalam berkas perkara disebutkan Wahab juga berada di hotel yang sama saat OTT KPK berlangsung.

    Baca juga.. :

    • KPK Segera Tuntaskan Kasus Garuda Indonesia
    • Seruan Menurunkan PM Israel Makin Kencang
    • Sibuk di Luar Kota, KPK Abaikan Pemeriksaan Markus Mekeng

    Dalam berkas perkara KPK disebutkan, Wahab menemui Rommy bersama M Muafaq Wirahadi di hotel tersebut.

    Wahab menjawab, saat itu dirinya menyebut M Muafaq datang dengan membawa map dan tas. Namun setelah menemui Rommy, Muafaq kata Wahab sudah tidak lagi membawa map dan tas itu. Selebihnya Wahab mengaku tidak tahu Muafaq taruh atau berikan ke siapa map serta tas tersebut.

    “Saya tidak perhatikan lagi. Sebelum keluar, Pak Muafaq masuk lagi ke dalam. Saya engga perhatikan Pak Muafaq bawa apa. Saya kan selfie-selfie karena hotelnya bagus. Saya nggak tahu. Kemudian Pak Muafaq ditangkap KPK,” kata Wahab.

    Majelis hakim belum puas mencecarnya, lalu menanyakan alasan KPK menangkap Muafaq. Tapi Wahab berdalih tak tahu. Wahab hanya menduga karena memberikan uang ke Romi.

    “Saya nggak tahu, tapi karena diduga berikan uang ke Mas Rommy,” kata Wahab.

    Wahab mengaku baru tahu tas yang dibawa Muafaq berisi uang, setelah OTT KPK terjadi. Ia juga berkelit baru tahu belakangan bila uang diberikan ke Rommy melalui ajudan. Kendati begitu, Wahab lagi-lagi mengaku tidak tahu nama ajudan Romi.

    Mendengar itu, majelis hakim menegurnya untuk berkata jujur. Bahkan Hakim Fahzal sempat menyindir intelektual Wahab selaku caleg.‎

    “Saudara ini terlalu lugu ya kalau mau jadi caleg. Dari awal saya tahu banyak keterangan yang saudara berikan, cara saudara memberi keterangan dari awal. Kenapa Muafaq memberikan bantuan. Apa sebabnya? Itu yang Saudara sembunyikan. ‎Di sini ada penerimaan suap aktif dan pasif bila Saudara tahu. Jangan dengan keterangan ini katanya malah membantu Saudara, eh malah terpuruk sepupunya. Terangkan yang benar. Tentu ada sebabnya,” kata hakim Fahzal.‎

    Merespon teguran tersebut, Wahab menyatakan tetap pada keterangannya, bahwa ia tak mengetahui tentang pemberian suap dari Muafaq ke Romi.

    TAGS : Kasus Korupsi Ketum PPP Romahurmuziy

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63040/Sepupu-Eks-Ketum-PPP-Berkelit-Hakim-Tipikor-Berang/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleInvestor Sektor Pertambangan Diminta Taat Hukum
    Next Article Menhub dan Menhan Didesak Tolak Kapal Kabel Asing Beroperasi di Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.