Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Sikap Orang Tua ketika Anak Mulai Menyukai Lawan Jenis
    Lifestyle

    Sikap Orang Tua ketika Anak Mulai Menyukai Lawan Jenis

    October 17, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sikap Orang Tua ketika Anak Mulai Menyukai Lawan Jenis 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bunda, Ayah, siapa yang sudah dicurhatin anak terkait perasaannya kepada lawan jenis? Responsnya pasti ada yang waswas dan tidak. Coba didengarkan dulu cerita buah hatinya, ya. Jadi pendengar yang baik dulu, yuk.

    —

    PERASAAN menyukai akan muncul ketika anak masuk usia pubertas. Kalau cowok pada usia 11–12 tahun. Sementara itu, cewek bisa lebih cepat. Sebab, pada 8 atau 9 tahun anak cewek sudah mengalami menstruasi. Sebagai penanda masuk fase pubertas.

    Suka terhadap lawan jenis menjadi perkembangan mental dan perasaan bagi anak. Namun, kondisi tersebut tidak jarang membuat hati parents bak naik roller-coaster. Deg-deg ser. Betul kan? Intervensi media sosial yang begitu hebat hingga tayangan di televisi menjadi variabel penyebabnya.

    Psikolog anak Agustina Twinky Indrawati menuturkan, berkomunikasi dua arah antara orang tua dan anak sangat penting. Dia menilai, menyukai lawan jenis adalah hak anak. Orang tua tidak bisa melarang. ”Ada tapinya. Peran orang tua di situasi seperti itu dibutuhkan sekali,” katanya kepada Jawa Pos.

    Orang tua perlu mengedukasi anak dengan bahasa yang tidak seperti berhadapan dengan musuh. Lantas, apa hal penting yang harus diedukasi?

    Twinky menyebutkan, edukasi utama yang perlu dibekali ke anak terkait batasan. Misalnya, bagaimana anak laki-laki mendekati perempuan. Kemudian, berbicara yang baik seperti apa, bagaimana memberikan pujian kepada lawan jenis, hingga mengungkapkan perasaan kepada orang yang disukai seperti apa.

    Nah, parents boleh kok memberikan masukan supaya anak lebih baik berteman dulu. Sebab, usia puber masih terlalu dini bagi anak untuk membangun komitmen dengan pacaran. ”Kalau kamu sudah bilang sama si A, suka. Kemudian berkomitmen (pacaran, Red), ya kakak atau adik nggak bisa jalan sama yang lain. Harus setia,” ungkap Twinky.

    Dengan begitu, Twinky menilai, orang tua tidak tampak langsung melarang anak untuk memiliki perasaan suka kepada lawan jenis. Memberikan pemahaman enak dan tidak enaknya membangun komitmen berpacaran.

    Setelah bertutur yang tidak enaknya, jangan lupa parents juga memaparkan yang enaknya. Harus adil dong, Mom-Dad. Hehe. ”Kalau kamu berkomitmen, berarti bisa belajar bareng. Nanti berprestasinya bareng juga, asyik kan?” tambah Twinky.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTenun Fashion Week Jadi Bukti Bangga Pakai Ulos dan Kain Nusantara
    Next Article Tak Kalah Saing dengan Barang Impr, Berikut 3 Keunggulan Produk Lokal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.