Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sistem Pertanian Salak Sibetan Diusulkan ke FAO
    Ekonomi

    Sistem Pertanian Salak Sibetan Diusulkan ke FAO

    August 11, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sistem Pertanian Salak Sibetan Diusulkan ke FAO 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sistem Pertanian Salak Sibetan Diusulkan ke FAO 2
    Salak- Sistem pertanian salak di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem diusulkan ke Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) sebagai sistem warisan pertanian penting global oleh Pemerintah Karangasem. (BP/Nan)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem, dalam hal ini Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan(Distan) Karangasem. Sistem pertanian salak di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem diusulkan ke Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) sebagai sistem warisan pertanian penting global. Pengusulan itu dilakukan mengingat sistem pertanian salak di Sibetan mempunyai sejarah panjang kehidupan manusia khusunya di Sibetan.

    Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan(Distan) Karangasem, Nyoman Siki Ngurah, mengungkapkan, kalau sistem pertanian salak di Desa Sibetan diusulkan Kementerian Pertanian melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun 2018. Dan saat ini sudah masuk tahap penyempurnaan proposal di Roma, Italia.

    “Kemarin kita sudah dalam perbaikan proposal. Setelah ini kemungkinan akan ada peninjauan langsung dari Roma. Sebelumnya, Dinas Pertanian bersama Provinsi serta Kementerian Pertanian sudah meninjau serta gelar workshop di Ujung,”ucapnya.

    Siki Ngurah menambahkan, ada beberapa dasar sistem pertanian salak di Sibetan diusulkan menjadi warisan pertanian global. Diantaranya, karena miliki sejarah, dan sampai sekarang masih diingat masyarakat. Sistem pertaniannya dilestarikan oleh masyarakat setempat.

    “Hanya di Karangasem ada sejarah salak. Seperti di Desa Sibetan, seluruh masyarakatnya percaya jika sistem pertanian salak dari leluhurnya yang bernama Jro Dukuh Sakti. Beliau menanam salak di Abad ke 14, makanya di Sibetan ada pura namanya Pura Dukuh Sakti,” katanya.

    Selain itu, kata Siki Ngurah, sistem pertanian salak di Sibetan telah penuhi 5 kriteria ditentukan FAO. Satu diantaranya menyangkut keamanan pangan dan mata pencaharian masyarakat. Dan dalam sistem pertanian salak di Sibetan terdapat pengetahuan lokal, serta bercocok tanamnya. Mulai penanaman, hingga panennya. Selain itu ada budaya, organisasinya, sistem nilai, serta sosial. “Tanam salak merupakan sumber kehidupan warga Sibetan, dan dilestarikannya hingga zaman modern. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNy. Putri Koster Puji Pemkab Bangli Berhasil Kembangkan Jeruk Varietas Baru
    Next Article Diduga Bocor, Retribusi Rekreasi dan Olahraga Masih Dibawah 40 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.