Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sri Mulyani Kantongi Rp 96 M dari Spotify, Netflix, dan Sejenisnya
    Ekonomi

    Sri Mulyani Kantongi Rp 96 M dari Spotify, Netflix, dan Sejenisnya

    October 21, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sri Mulyani Kantongi Rp 96 M dari Spotify, Netflix, dan Sejenisnya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sejak 1 Agustus 2020 bagi pelanggan produk digital seperti Spotify, Netflix, dan sebagainya. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, pihaknya telah mengantongi Rp 96 miliar dalam beberapa bulan.

    “Spotify, Netflix, Amazon, dan berbagai perusahaan lain yang punya operasi dan pemasaran di Indonesia. Dalam waktu beberapa bulan (kita) dapatkan hampir Rp 96 miliar dari perusahaan yang diminta untuk koleksi PPN,” ujarnya secara virtual, Selasa (21/10).

    Sri Mulyani menyatakan, bukan hanya Indonesia yang fokus mengejar pajak dari produk digital ini. Sejumlah negara lain juga melakukannya. Sebab, saat ini pajak digital menjadi salah satu yang jadi topik pembahasan penting antarnegara.

    “Semua ingin merebut dan mendapat bagian dari pajak secara adil terutama income tax. Maka itu, kita lakukan berbagai upaya internasional agar negara seperti kita bisa jaga basis pajak terutama saat era digitalisasi di mana batas-batas antarnegara jadi sangat tipis,” jelasnya.

    Menurut Sri Mulyani, potensi produk digital di Indonesia sangat besar, yaitu dapat mencapai sebesar USD 40 miliar. Hal itu tercermin dari transaksi digital meningkat drastis di Indonesia dalam 5 tahun terakhir.

    “Dalam hal ini Indonesia punya potensi ekonomi digital terbesar, yaitu USD 40 miliar. Dan meningkat 5 kali lipat dibandingkan nilai tahun 2015,” ucapnya.

    Bahkan, Sri Mulyani menyebut angka tersebut akan lebih meningkat lagi dalam 5 tahun ke depan, yakni menjadi USD 133 miliar. “Ini berarti 2 kali lipat dari nilai ekonomi digital di Thailand,” tuturnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMalam Puncak HUT Ke-29 MNC TV Ada Air Mancur dan Artis Menari di Dalam Air
    Next Article Flash Sale Mister Aladin Tebar Diskon Hotel 40 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.