Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sri Mulyani Optimistis Defisit Tahun Depan Bisa di Bawah Target APBN
    Ekonomi

    Sri Mulyani Optimistis Defisit Tahun Depan Bisa di Bawah Target APBN

    November 10, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sri Mulyani Optimistis Defisit Tahun Depan Bisa di Bawah Target APBN 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan tahun depan Indonesia masih mengalami defisit anggaran lantaran penerimaan negara masih lebih kecil dibandingkan pengeluaran. Hal itu seiring dengan masih penyesuaian penanganan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, defisit anggaran bisa mencapai 5,5 persen dari produksi domestik bruto (PDB). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan defisit tahun ini yang diperkirakan tembus 6,3 persen, maupun target dalam APBN 2021 yang sebesar 5,7 persen.

    “Indonesia sama dengan semua negara dalam melakukan counter-cyclical dari kebijakan fiskal, defisit APBN meningkat. Sekarang diprakirakan 6,3 persen dan tahun depan 5,5 persen,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Selasa (10/11).

    Sri Mulyani juga menyebut, perkiraan angka defisit tersebut masih lebih baik dibandingkan negara lainnya. Sebab ada negara yang defisitnya lebih dari 10 persen.

    Angka defisit ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 yang saat ini sudah menjadi UU Nomor 2 tahun 2020. Sebagai informasi, dalam APBN 2021, pemerintah telah menetapkan defisit sebesar 5,7 persen atau Rp 1.006,4 triliun.

    Defisit ini lebih lebar 0,2 persen dari sebelumnya 5,5 persen. Kemudian penerimaan negara turun Rp 32,7 triliun menjadi Rp 1.743,6 triliun dari sebelumnya Rp 1.776,4 triliun.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePakai Racun Lebah untuk Dapatkan Perawatan Kulit Maksimal
    Next Article Satgas COVID-19 Nasional Beber Evaluasi Sepekan Terakhir, Ini Zona Risiko Bali
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.