Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sri Mulyani Sebut 3 Pemda yang Tak Gesit Alokasikan APBD
    Ekonomi

    Sri Mulyani Sebut 3 Pemda yang Tak Gesit Alokasikan APBD

    May 26, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sri Mulyani Sebut 3 Pemda yang Tak Gesit Alokasikan APBD 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah pusat terus mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk mengakselerasi belanja. Terutama dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Dengan demikian, tidak ada alasan untuk menumpuk anggaran kas di daerah.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan, hingga 30 April lalu simpanan pemda di perbankan masih Rp 194,54 triliun. Menteri perempuan yang akrab disapa Ani tersebut menyatakan bahwa simpanan daerah di bank memang terus bertambah. Fenomena itu terjadi sejak awal tahun.

    Ani memerinci, pada awal tahun dananya berkisar Rp 133,50 triliun. Pada Februari, dananya menjadi Rp 163,95 triliun. Kemudian, dana itu meningkat pada Maret dan April. Berturut-turut Rp 182,33 triliun dan Rp 194,54 triliun.

    Ani menyoroti pemda-pemda yang dana simpanannya tinggi. “Kalau kita lihat, Jatim mencapai Rp 25 triliun, Jateng Rp 19 triliun, dan Jabar Rp 18 triliun,” ujarnya pada raker dengan komisi XI di DPR. Padahal, dia selalu mengimbau pemda supaya lebih gesit mengakselerasi belanja.

    Kemarin (25/5) Ani juga mengkritik pemda terkait dengan penggunaan APBD pada masa pandemi Covid-19. Menurut dia, realisasi APBD baru mencapai 12,7 persen atau setara dengan Rp 143,89 triliun dari total APBD se-Indonesia. Dari jumlah itu, Rp 84,63 triliun atau lebih dari separonya (sekitar 59 persen) habis untuk belanja pegawai saja.

    “Saat kami (pemerintah pusat) melakukan countercyclical in action untuk melindungi rakyat memulihkan ekonomi, belanja daerah belum sinkron,” katanya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCak Imin Ajak Berdoa untuk Palestina dan Pandemi Segera Berlalu
    Next Article OJK Luncurkan Cetak Biru Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.