Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Stafsus Wapres Kritik Kampus Merdeka Tidak Jelas
    News

    Stafsus Wapres Kritik Kampus Merdeka Tidak Jelas

    July 15, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Stafsus Wapres Kritik Kampus Merdeka Tidak Jelas

    Staf Khusus Wakil Presiden RI, Mohamad Nasir

    Jakarta, Jurnas.com – Staf Khusus Wakil Presiden RI, Mohamad Nasir menyebut istilah `Kampus Merdeka` yang ditelurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim tidak jelas.

    Alih-alih menggunakan istilah `Kampus Merdeka` yang tidak jelas praktiknya, Nasir menyarankan Mendikbud menterjemahkan istilah tersebut menjadi `Kemandirian Kampus`.

    “Kampus merdeka harus diterjemahkan kemandirian kampus yang jelas, kemandirian dalam mengelola, dalam apa yang dilakukan mahasiswa, dan proses pembelajarannya,” kata Nasir dalam orasi ilmiahnya pada Dies Natalis ke-36 Universitas Terbuka (UT) melalui platform konferensi video, pada Rabu (15/7).

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo itu juga mendorong Nadiem mengawal kebijakan Kampus Merdeka tersebut.

    Pasalnya, dia menilai Kampus Merdeka belum dibuatkan regulasi secara khusus, namun sudah disampaikan secara publik yang akhirnya menimbulkan kebingungan.

    Baca juga.. :

    • Tidak Becus Urus Pendidikan, Akademisi Minta Jokowi Copot Nadiem
    • Nadiem Dianggap Terlalu Eksklusif Tangani Pendidikan
    • Kemendagri Selesaikan Kekisruhan PPDB DKI Jakarta

    “Mau apa melangkahnya? Tidak ada guidance (pedoman) apapun. Nanti akan muncul para usahawan baru, para challenger mencari keuntungan dari kondisi itu, tidak jelas, yang jadi korbannya pendidikan perguruan tinggi,” tegas Nasir.

    Dalam orasi ilmiahnya, Nasir juga memaparkan sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh perguruan tinggi saat ini, antara lain ketimpangan kualitas, ketidaksamaan materi pembelajaran, kebingungan mengadopsi e-learning, serta kendala fasilitas teknologi.

    Terutama di masa pandemi Covid-19, lanjut Nasir, tidak semua pendidikan tinggi mampu memaksimalkan metode dalam jaringan (daring), karena terkendala teknologi informasi, juga karena belum terbiasa dengan metode tersebut.

    “Semua stres karena tidak tahu bagaimana belajar daring. Dianggap beban, berat sekali. Tapi kalau UT istilahnya tinggal move on saja. Kalau yang lain harus merangkak, mencoba, berlatih untuk memahami,” kata Nasir.

    Sementara Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojat mengatakan dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru, pendidikan jarak jauh (PJJ) menjadi sebuah keniscayaan.

    Karenanya, Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi pioner PJJ di Indonesia, kerap terlibat aktif membantu pemerintah dan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya, untuk menerapkan sistem daring tersebut.

    “UT terlibat secara aktif membantu pemerintah dan masyarakat pada umumnya dalam memberikan layanan, bimbingan, dan perbekalan bagi teman-teman perguruan tinggi konvensional agar mereka memiliki kapasitas yang sama dengan UT, dapat menyediakan pembelajaran daring,” tandas Ojat.

    TAGS : Mohamad Nasir Stafsus Wapres Kampus Merdeka Mendikbud

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75459/Stafsus-Wapres-Kritik-Kampus-Merdeka-Tidak-Jelas/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasyarakat Papua Harus Diberi Ruang Kelola Tambang Rakyat
    Next Article Ada Covid-19, Tingkat Kehadiran UTBK Tahun Ini Tetap Tinggi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.